MAJALENGKA, iNews.id - Jalur Majalengka Kota-Cikijing rusak parah. Kondisi ini memaksa warga menyisihkan dana untuk memperbaiki atau servis kendaraan yang cepat rusak.
Dadang, warga Kecamatan Talaga, mengatakan setiap hari beraktivitas ke Majalengka Kota dan pasti melewati jalur Cikijing.
Dengan kondisi jalan yang tak kunjung diperbaiki, Dadang terpaksa harus menambah daftar belanja untuk servis kendaraan.
"Kami sangat dirugikan. Apalagi kami setiap hari bolak-balik menggunakan jalan ini. Kerusakan kendaraan mobil truk, per sampai patah. Sekarang harus ada budget tambahan (untuk servis kendaraan) karena kondisi jalan yang tidak diperhatikan oleh provinsi (Pemprov Jabar)," kata Dadang.
"Provinsi (Pemprov Jabar) tolong perhatikan. Tolong lihat, rasakan lah jedag-jedug-nya itu. Saya sudah mengalami velg motor saya bingkeng (bengkok)," ujar dia.
Kondisi jalan juga berdampak terhadap usaha masyarakat sekitar. Pasalnya, di sekitar Kecamatan Maja dan Banjaran mereka biasa beraktivitas mengangkut hasil pertanian dengan menggunakan mobil BK terbuka.
"Banjaran-Maja ekonominya kan pertanian, diangkut pake kolbak (mobil bak terbuka). Kalau jalannya begini (rusak parah), hancur mobil. Velgnya, pernya pasti kena. Hayang ceurik ai dicaritakeun mah (pengen nangis kalau diceritakan)," tutur Dadang.
Sementara itu, Sekda Majalengka Eman Suherman menjelaskan, jalan tersebut kemungkinan akan diperbaiki pada 2023 ini. "Informasinya saat ini sedang dilakukan lelang. Ya mudah-mudahan bisa diperbaiki tahun ini," kata Sekda Majalengka.
"Itu kan jalan provinsi ya. Jadi kami tidak bisa melakukan apa-apa. Kalau jalan kabupaten, kami bisa segera tangani," ujar Emen Suherman.
Sebelumnya, anggota DPR D Jabar Pepep Saepul Hidayat memastikan perbaikan jalan tersebut akan dilakukan pada tahun ini.
"Jalan provinsi itu akan diperbaiki tahun ini. Saya yang menyampaikannya langsung," kata politisi PPP asal Majalengka.
Sementara, protes kondisi jalan kerap disampaikan warga Majalengka lewat media sosial (medsos). Bahkan di kalangan warganet Majalengka kini populer kata 'jedag-jedug' untuk menyebut kondisi ruas jalan Majalengka Kota-Cikijing itu.
Editor : Agus Warsudi
Kabupaten Majalengka majalengka Sekda Majalengka jalan rusak jalan rusak parah Protes Jalan rusak warga keluhkan jalan rusak
Artikel Terkait