Bagaimana tidak, setiap kali hadir dalam pengkajian wajib menyerahkan uang Rp350.000 per orang untuk membeli hewan kurban. Hewan ini sebagai bagian upaya menyucikan diri agar mendapatkan limpahan uang yang diharapkan para korban.
"Awalnya dia sempat minta kurban kambing satu ekor itu Rp350.000. Ada yang tiga, bahkan sampai ada yang tujuh ekor. Kalau ditotal ada yang sampai Rp15 juta duitnya," kata SA.
SA mengaku mendapat perlakuan tak senonoh sudah 2 kali. Setiap jam 1 malam, dia diminta untuk ke lantai 3 rumah pelaku dengan alasan diadakan ritual bersih diri.
"Setelah pengkajian, jam 1 tolong naik ke atas nginep kata dia. Saya di lantai 3 terus diminta telanjang dan lama-lama kemaluan saya dikulum. Itu alasannya ya buat bersihin badan saya yang kotor," ucapnya.
Lantaran terhimpit utang dan dijanjikan pelaku setelah melakukan ritual akan mendapatkan rezeki tak terduga, dia pun menuruti arahan tersebut.
"Pas lama-lama, apa yang dibicarakan, dijanjiin itu gak pernah terjadi. Katanya ada uang masuk ke rekening tanpa diduga-duga, tapi sampai sekarang gak ada itu, bohong semua," ujarnya.
Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait