Polisi bersama warga saat menyusuri Gunung Ciremai untuk mencari bom milik teroris seberat 35 kg. (Foto: iNews/Mohammad Zeni Johadi)
Mohamad Zeni Johadi

MAJALENGKA, iNews.id - Bom berdaya ledak tinggi milik teroris asal Kabupaten Majalengka, Jawa Barat ditemukan Densus 88 dan Brimob Polda Jabar. Bahan peledak tersebut ternyata tertanam di kaki Gunung Ciremai, tepatnya di perbatasan Kuningan-Majalengka, Minggu (3/10/2021).

Peristiwa ini mengejutkan warga sekitar. Mereka kaget saat mengantar petugas lalu menjadi takut begitu mengetahui jika ada bom yang sudah ditanam sejak empat tahun lalu.

Perangkat Desa Bantar Agung Udi mengatakan, bom tersebut milik Imam Mulyana, terduga teroris yang ditangkap di Bandara Cakrabuana Cirebon September 2017 lalu. Lokasi penemuannya di Blok Cipager area Gunung Ciremai.

Menurutnya, warga yang mengantar anggota Densus serta Brimob Polda Jabar dan Polres Majalengka, awalnya tidak menyangka akan menemukan bom seberat 35 kg.

"Bom itu telah ditanam teroris selama empat tahun. Lokasinya di balik bukit Gunung Ciremai. Saya kaget serta takut dengan adanya penemuan bom," ujar Udi, Minggu (3/10/2021).

Sementara Maman, seorang warga yang mengantar petugas ke lokasi mengaku tidak tahu menahu. Sebab petugas tidak menjelaskan saat minta petunjuk arah. Setelah ditemukan, baru diketahui itu bom dan sebagian telah diledaka.

"Saya tidak diberitahu petugas dari awal. Nanti baru tahu setelah ditemukan ternyata bom yang ditanam empat tahun. Ada sebagian bom yang sudah diledakan," katanya.

Atas kejadian ini, masyarakat Desa Bantar Agung, Kecamatan Sindangwangi, Majalengka akan memperketat warga asing ketika masuk di wilayahnya untuk mencegah hal yang tidak diinginkan.


Editor : Donald Karouw

BERITA TERKAIT