Ketua Dekranasda Jabar Atalia Praratya Ridwan Kamil saat meninjau produk ekonomi kreatif dalam Gelar Produk Ekonomi Kreatif 2021. (Foto: Istimewa)

Selain itu, kontribusi PDRB ekonomi kreatif Jabar terhadap PDRB ekonomi kreatif nasional cukup tinggi, yaitu sebesar 11,81 persen dengan rata-rata kontribusi PDRB ekonomi kreatif terhadap PDRB Provinsi Jabar sebesar 11,14 persen pada kurun waktu 2010 hingga 2016. 

Berdasarkan data Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), pada tahun 2020, ekonomi kreatif memiliki kontribusi yang tinggi bagi produk domestik bruto (PDB) dimana dari 16 subsektor ekonomi kreatif, tiga subsektor yakni fesyen, kuliner, dan kriya menjadi penyumbang terbesar struktur PDB dan ekspor produk ekonomi kreatif ke mancanegara. 

Merujuk pada data BPS dan Kemenparekraf, kata Lusi, kontribusi tiga subsektor tersebut, yakni sebesar 41 persen untuk kuliner, 17 persen untuk fesyen, dan 14,9 persen untuk kriya.

"Tak bisa dipungkiri lagi, jika merujuk kepada data, pertumbuhan ekonomi Jawa Barat mengalami kontraksi sebesar 4,08% year-on-year (yoy). Oleh karena itu, mau tidak mau, upaya untuk menggerakan perekonomian Jawa Barat salah satunya dengan mendorong perkembangan ekonomi kreatif," tutur Lusi, Sabtu (10/4/2021).


Editor : Agus Warsudi

Halaman Selanjutnya
Halaman :
1 2 3 4 5
BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network