"Dari mana kami makan? Sementara suami tidak lagi bekerja sejak terjadi banjir. Kami terpaksa mengemis untuk membeli susu anak. Kami pernah mendapat bantuan susu, tapi malah bikin anak mencret," kata Eka, salah seorang korban banjir.
Sebelumnya selama sepekan, banjir telah merendam permukiman warga. Mulai dari perabotan dan semua benda-benda rusak dan hanyut terbawa banjir. Meskipun banjir sudah surut sejak lima hari, namun dampaknya masih dirasakan oleh warga.
Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait