Korban banjir turun ke jalan untuk mengemis di atas Jembatan Sungai Cipunegara, Subang, gegara bantuan mulai berkurang. (Foto: iNewsTv/Yudy Heryawan Juanda)

SUBANG, iNews.id - Puluhan korban banjir, memilih mengemis di jalur pantura, Kecamatan Pamanukan, Kabupaten Subang, untuk menyambung hidup, Minggu (21/2/2021). Meskipun harus menantang maut, mereka terpaksa meminta-minta ke pengendara yang melintas demi memenuhi kebutuhan sehar-hari.

Warga turun ke jalan setelah dirasa bantuan sudah mulai berkurang. Mereka memilih mengemis di atas Jembatan Sungai Cipunegara, Kecamatan Pamanukan, Subang, karena kendaraan yang melewati lokasi itu melaju lambat. Berbeda dengan jalur di luar jembatan, setiap kendaraan yang melintas selalu berkecepatan tinggi.

Dengan berbekal kardus kosong atau plastik bekas air mineral mereka berjejer di tengah jalan meminta belas kasihan terhadap sopir yang melintas. Tak jarang di antara mereka mengemis dengan menggendong balita.  

Warga mengaku uang hasil mengemis ini digunakan makan sehari-hari. Bantuan nasi bungkus yang selama ini diterima sudah tidak ada lagi yang datang.

"Dari mana kami makan? Sementara suami tidak lagi bekerja sejak terjadi banjir. Kami terpaksa mengemis untuk membeli susu anak. Kami pernah mendapat bantuan susu, tapi malah bikin anak mencret," kata Eka, salah seorang korban banjir. 

Sebelumnya selama sepekan, banjir telah merendam permukiman warga. Mulai dari perabotan dan semua benda-benda rusak dan hanyut terbawa banjir. Meskipun banjir sudah surut sejak lima hari, namun dampaknya masih dirasakan oleh warga.  
 


Editor : Asep Supiandi

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network