Asep Margono pun mengakui jika dirinya telah terlibat dan terjebak dalam sebuah pergerakan NII yang melawan undang-undang NKRI.
"Saya tidak bisa menjelaskan kalau itu sesat dan lain sebagainya. Karena yang saya tau bahwa saya adalah terlibat dan terjebak dalam sebuah pergerakan NII yang melawan undang-undang," ujar dia.
Pada akhirnya, Asep Margono menyatakan, tahun 2008 dirinya dan pasukan NII Jawa Barat dengan perlahan mundur setelah Panji Gumilang menjadi Imam NII.
"Makanya kalau ditanya sekarang Panji Gumilang seperti itu saya juga enggak habis pikir. Kenapa pernyataan-pernyataannya menjadi kontroversi di kalangan umat Islam," ujar dia.
Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait