PPSDM KEBTKE telah bekerja sama dengan Pemprov DKI untuk melakukan audit energi ke bangunan dan gedung sebagai upaya konservasi energi nasional untuk menjaga kelestarian lingkungan. (Foto/MPI/Adi Haryanto)
Adi Haryanto

BANDUNG BARAT, iNews.id - Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Ketenagalistrikan Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (PPSDM KEBTKE) melaksanakan audit energi bangunan dan gedung. Audit ini dilakukan sebagai upaya konservasi energi untuk menjaga kelestarian lingkungan.

Kegiatan itu yang sudah dilakukan kerja sama dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk melaksanakan audit energi di 10 gedung, yang mencakup gedung dinas, Puskesmas, hingga RSUD. 

Audit yang dilakukan sejak Juli sampai Oktober 2022 itu telah memetakan kondisi gedung dan pemanfaatan energi berdasarkan pengukuran serta wawancara dengan pengelola. 

"Audit energi ke bangunan dan gedung ini sebagai upaya konservasi energi sesuai UU Nomor 30 Tahun 2007 tentang Energi dan PP Nomor 70 Tahun 2009, bahwa konservasi energi nasional menjadi tanggung jawab pemerintah pusat hingga daerah dan juga masyarakat," kata Sub Koordinator Sarana Prasarana Pengembangan SDM dan Informasi PPSDM KEBTKE Zainul Pulungan di Kampus Lapangan Cipatat, Geomin Kementerian ESDM, Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, Kamis (10/11/2022).

Pada perkembangannya, ujar Zainul Pulungan, pengelolaan sumber daya energi pada saat ini masih ada yang mengabaikan kelestarian lingkungan hidup, seperti penggunaan listrik yang boros di bangunan industri. 

Padahal penggunaan energi yang pada dasarnya sebagai kekayaan negara yang harus dilindungi dan digunakan sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat Indonesia.

Mengacu kepada Pasal 25 Ayat 2 PP Nomor 70 Tahun 2009 tentang Konservasi Energi, disebutkan, pengguna sumber dan pengguna energi yang menggunakan sumber energi dan/atau energi lebih besar atau sama dengan 6.000 setara ton minyak per tahun wajib melakukan konservasi energi melalui manajemen energi. 

Karena itu, ujar Zainul Pulungan, audit energi bangunan dan gedung menjadi salah satu konsen dari PPSDM KEBTKE dalam melaksanakan tugasnya. Seperti penyelenggaraan diklat, sertifikasi, bimbingan teknis, inhouse training, konsultasi dan audit energi  terkait dengan ketenagalistrikan, energi baru, terbarukan, dan konservasi energi.

"Seperti yang dilakukan pada 10 gedung di Jakarta, setelah audit tim menyampaikan konsep laporan dan rekomendasi kepada Disnakertrans dan Energi serta PIC 10 Gedung yang dilakukan audit. Termasuk penyiapan manager energi dan auditor energi dalam rangka implementasi manajemen energi pada bangunan," ujarnya.


Editor : Agus Warsudi

BERITA TERKAIT