Vaksin Covid-19 dari Sinovac. (Foto: Istimewa)

BANDUNG, iNews.id - Gubernur Jawa Barat yang juga Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Jabar Ridwan Kamil memastikan tidak ada vaksin Covid-19 yang kedaluwarsa di Jabar. Vaksin Sinovac batch 1 yang diterima Jabar akan habis digunakan pada 18 Maret mendatang.

Pria yang akrab disapa Emil itu menyatakan, karenanya tidak ada vaksin Covid-19 kedaluwarsa yang diberikan kepada warga Jabar.

"(Vaksin Covid-19) kedaluwarsa, tidak terjadi di Jabar. Jadi kan vaksin itu produksinya beda-beda tanggalnya. Nah, yang kemarin ramai oleh media di Jabar itu, yang 26 Maret kedaluwarsanya. Itu tanggal 18 Maret sudah akan habis," kata Emil seusai Rapat Koordinasi Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Jabar di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Senin (15/3/2021).

Oleh karenanya, Emil mengimbau warga Jabar calon penerima vaksin Covid-19 tak perlu khawatir. Dia pun menegaskan, pihaknya tidak akan melanggar prosedur vaksinasi Covid-19 yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat.

"Jangan khawatir, tidak ada di Jabar menggunakan vaksin kaledaluarsa karena di tanggal 18 yang kedaluwarsa pertama itu sudah selesai. Jadi tidak akan pernah kita melanggar prosedur itu," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jabar Dewi Sartika mengatakan, vaksin Sinovac batch 1 di Jabar bakal habis pada 18 Maret mendatang. "Aman. Insya Allah semuanya tanggal 18 (Maret) sudah habis," kata Kadinkes Jabar. agung bakti sarasa


Editor : Agus Warsudi

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network