4. Liem Bwan Tjie
Liem Bwan Tjie adalah arsitek generasi pertama Indonesia. Lelaki kelahiran 6 September 1861 ini menjadi arsitek modern pertama di eranya karena telah memadukan gaya arsitektur tradisional China dan model Eropa.
Pada awal kariernya, Liem mendesain rumah tinggal bagi orang kaya, terutama di wilayah Semarang dan beberapa kota besar di Jawa. Salah satu karyanya yang terkenal yaitu rumah tinggal Sih Tiauw Hien di Semarang. Selain itu ada rumah tinggal milik Tan Tjong le, rumah Dr Ir Han Tiauw Tjong, dan masih banyak lagi.
Fasilitas umum seperti Stadion Ikada di Jakarta, yang kini ditempati Monumen Nasional dan Stadion Teladan di Medan juga dirancang oleh Liem. Arsitek Indonesia yang mendunia ini wafat pada 28 Juli 1966 saat berusia 75 tahun.
5. Soejoedi Wirjoatmodjo
Soejoedi Wirjoatmodjo adalah perancang Gedung DPR-MPR yang sangat ikonik di Jakarta. Gedung ini kerap disebut gedung kura-kura.
Mungkin namanya masih asing di telinga, karena Soejoedi adalah arsitek generasi pertama di Indonesia. Pria kelahiran 27 Desember 1928 ini adalah lulusan Institut Teknologi Bandung (ITB). Selama mengikuti pendidikan, Soejoedi dikenal berprestasi hingga menjadi siswa pertama yang mendapat beasiswa dari pemerintah Prancis. Namun ia pindah ke Belanda karena merasa tidak cocok dengan negara Prancis.
Soejoedi memulai kariernya pada akhir 1960-an. Presiden Soekarno meminta dirinya menjadi kepala arsitek untuk beberapa proyek arsitektur nasional di Jakarta. Tugas itu membuat kariernya berkembang hingga bisa mendesain Gedung DPR-MPR. Soejoedi juga pernah merancang gedung-gedung kedutaan Republik Indonesia yang berada di Kuala Lumpur, Seoul, Prancis, dan Beograd.
Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait