Selain itu, tutur Ikhwan, upaya pencarian korban juga dilakukan dengan cara penyedotan air dengan menggunakan alkon agar debit air yang berada di kubangan galian pasir itu bisa berkurang. Sehingga hal itu dapat memudahkan tim untuk melakukan pencarian karena volume dan kedalaman air jadi berkurang.
"Berbagai alternatif dan metode pencarian kami lakukan, untuk mempermudah tim di lapangan. Termasuk menyedot air dari dalam kubangan," tandasnya.
Diketahui, pada Minggu (13/3/2022) dini hari sekitar pukul 04.00 WIB, anak perempuan tersebut dilaporkan hilang oleh neneknya. Kemudian dilakukan pencarian oleh keluarga dan dibantu warga. Di tepi kubangan galian pasir, ditemukan sandal dan jejak kaki korban. Sehingga, anak tersebut diduga terjatuh dan tenggelam.
Editor : Agus Warsudi
tim sar Pencarian Tim SAR tim sar gabungan basarnas bandung bocah tenggelam bocah tewas tenggelam hilang tenggelam padalarang kecamatan padalarang bandung barat
Artikel Terkait