Pada kesempatan itu, dalam acara Gebyar Desa dan Gempungan, Bupati Anne juga mengingatkan kepada para jajaran OPD, camat dan kepala desa yang hadir pada kesempatan itu agar tidak terpengaruhi dengan sosok ririwa (hantu gentayangan). Menurutnya di Purwakarta ada sosok ririwa yang kerap berbuat onar dan menggagu.
"Si Ririwa ini suka membuat onar, dan hebatnya lagi bisa nelepon orang-orang untuk mengajak jauh dari bupati. Dipikir si Ririwa ini bupati tidak punya peran di Purwakarta, tanda tangan Bupati masih berlaku. Jangan pikirkan si Ririwa, kita harus konsen membangun daerah, jadi biarkan saja si Ririwa menggonggong bupati tetap berlalu," tutur dia.
Pernyataan Bupati Anne soal Ririwa ini tentunya ditunjukan kepada seseorang, namun dirinya tidak menyebutkan dengan tegas siapa orang yang dimaksud. Hanya saja, Ririwa dalam istilah sunda adalah sosok hantu yang sering menakut-nakuti manusia.
Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait