Sejumlah warga menonton empat rumah yang terbakar di Desa Ciwareng, Kecamatan Babakan Cikao, Purwakarta. (Foto: Istimewa) 
Asep Supiandi

PURWAKARTA, iNews.id - Empat rumah di Desa Ciwareng RT 1/4 Kecamatan Babakan Cikao, Kabupaten Purwakarta, luluh lantak, Kamis (30/9/2021). Beredar spekulasi empat rumah itu diduga dibakar, sebagai buntut dari sengketa lahan yang telah diputus pengadilan.

Terpantau, tidak diketahui api berasa dari mana, tiba-tiba saja sudah membesar dan melalap empat rumah yang ada di kampung itu. Warga sekitar hanya menonton kobaran api yang terus menggila. Mereka tidak berani memadamkan api yang menghanguskan seluruh bangunan.

Lewat tengah hari, petugas pemadam kebakaran mendatangi lokasi dan berusaha memadamkan api yang terus membesar, sedangkan beberapa polisi tampak berjaga-jaga di sekitar lokasi kejadian.

Di depan rumah tampak sebuah papan pengumunan bercat putih berdiri bertuliskan, "Tanah Ini Milik Ahli Waris H Kartim Berdasarkan Keputusan No 10 Pdt.0/2018/PN.Pwk Jo No. 93/PDT/2019/PT.BDG, Jo No. 3532/K.Pdt/2019".

Menurut salah seorang penghuni rumah, Deni Suteja, insiden ini terjadi karena merasa tidak puas dengan hasil putusan pengadilan sehingga lahan 8.000 meter yang selama ini ditinggali berpindah kepemilikan. 

"Ini akibat ketidapuasaan kami terhadap putusan pengadilan. Sertifikat Hak Milik (SHM) harus kalah dengan surat-surat dari desa," kata Deni Suteja kepada wartawan.

Dia mengaku akan kembali menempuh jalur hukum berupa Peninjauan Kembali (PK) ke Mahkamah Agung. Selain itu akan melaporkan ke polisi  terkait surat-surat yang dikeluarkan oleh desa.


Editor : Asep Supiandi

BERITA TERKAIT