Kabag Ops Polrestabes AKBP Asep Pujiono menunjukkan miras yang dirazia dari dua lokasi Holywings Bandung. (FOTO: Humas Polrestabes Bandung)
Agus Warsudi

BANDUNG, iNews.id - Buntut promosi minuman keras (miras) gratis yang menyinggung isu suku agama ras dan antargolongan (SAR), tempat hiburan malam Holywings Bandung, dirazia petugas Polrestabes Bandung. Dari razia itu, petugas menyita puluhan botol minuman keras (miras).

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Aswin Sipayung melalui Kabag Ops Polrestabes Bandung AKBP Asep Pujiono mengatakan, razia digelar pada Sabtu (25/6/2022) malam. Hasil razia, puluhan botol miras merek Gordon disita dari dua lokasi Holywings Bandung, Pasirkaliki (Paskal) dan Sukajadi.

"Miras merek Gordon kami sita dari Holywings Paskal sebanyak 36 botol, 19 berwarna pink dan 17 putih. Sedangkan di Holywing Sukajadi, kami sita 35 botol, terdiri atas 33 pink dan dua putih. Jadi seluruhnya 71 botol," kata Kabag Ops Polrestabes Bandung.

AKBP Asep Pujiono menyatakan, operasi tersebut merupakan tindak lanjut dari kasus promosi miras gratis yang viral dan berunsur SARA. "Razia ini dilakukan terkait promosi viral di media sosial. ATas perintah dari Kapolrestabes Bandung kami melaksanakan operasi miras di tempat hiburan itu," ujar AKBP Asep.

Kabag Ops Polrestabes Bandung mengimbau tempat-tempat hiburan di Kota Bandung tidak lagi menjual miras merek tersebut. "Kami mengimbau seluruh tempat hiburan di Kota Bandung untuk tidak menjual atau mengedarkan miras bermerek Gordon. Kami mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan," tutur Kabag Ops Polrestabes Bandung.


Editor : Agus Warsudi

BERITA TERKAIT