Sejak Masjid Raya Al Jabbar diresmikan hingga 15 Januari 2023 lalu, pihaknya sudah menerima sekitar 500 pengaduan. Salah satu alasan masih banyaknya pengaduan adalah keterbatasan personel untuk memantau aktivitas seluruh pengunjung masjid.
Ade Afriandi juga menjelaskan bahwa pengaduan pencopetan itu terjadi saat libur panjang, beberapa waktu lalu. Ketika itu, pengunjung Masjid Raya Al Jabbar sangat membeludak.
Terkait personel pengamanan, Ade Afriandi menjelaskan bahwa pengamanan hanya didukung personel Satpol PP Jabar, Satpol PP Kota Bandung, satpam yang direkrut khusus pihak masjid dan tenaga bantuan dari dinas lingkup Pemprov Jabar.
"Total 80-100 personel. Kalau pada saat libur panjang kita perkirakan penuh sekitar 10.000 (pengunjung), kalau di kami 100 berbanding 10.000 yang berkunjung, tidak sepadan," ujar Ade.
Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait