Lalu lintas di jalur Cianjur-Garut terputus akibat terendam luapan Sungai Cidamar. (Foto: Istimewa)
Ricky Susan

CIANJUR, iNews.id - Akses jalur selatan sebagai penghubung antara Kabupaten Cianjur dengan Kabupaten Garut, terendam banjir setinggi pinggang orang dewasa, Sabtu (4/11/2022) malam. Banjir terjadi akibat jebolnya bendungan Sungai Cidamar, Kecamatan Cidaun, Kabupaten Cianjur.

Seorang warga setempat, Rusmana (32) mengatakan akses jalan provinsi itu sementara tidak dapat dilalui kendaraan akibat ketinggian air yang mencapai pinggang orang dewasa.

"Arus kendaraan dari arah Garut selatan menuju Cidaun, Kabupaten Cianjur maupun dari arah sebaliknya untuk sementara tidak dapat melintas. Banjir merendam Kampung Jogjogan dan Babakan, Desa Cidamar, Cidaun, Cianjur," kata Rusmana, kepada wartawan, Minggu (6/11/2022).

Disebutkan Rusmana, jebolnya bendungan Sungai Cidamar, Cidaun akibat meningkatnya debit air di sungai itu setelah hujan berintensitas tinggi mengguyur kawasan tersebut.

Selain menyebabkan akses jalan provinsi lumpuh total, kata Rusmana, banjir juga merendam sejumlah permukiman warga.

"Saat ini yang terdata sekitar 30 kepala keluarga yang terdampak, kita masih melakukan evakuasi mandiri. Karena, arus air banjir juga cukup deras sehingga berisiko terbawa arus," katanya.


Sementara itu, Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Rudi Labis Wibowo mengungkapkan, sejumlah wilayah di dua kecamatan di Kabupaten Cianjur, terendam banjir, Sabtu (4/11/2022) malam.

Banjir yang merendam Kecamatan Sindangbarang dan Cidaun terjadi akibat meluapnya air sungai di wilayah itu setelah hujan berintensitas tinggi mengguyur dua kecamatan tersebut sejak siang hingga malam hari.

"BPBD dan unsur TNI-Polri telah menerjunkan personel ke lokasi kejadian untuk melakukan penanganan dan assessment. Ketinggian air yang merendam sejumlah wilayah di dua kecamatan itu mencapai hingga tinggi pinggang orang dewasa," ucap Rudi. 


Editor : Asep Supiandi

BERITA TERKAIT