Banjir merendam lima kecamatan di Kabupaten Cirebon usai diguyur hujan deras serta air kiriman dari Kuningan. (Foto: iNews)

CIREBON, iNews.id – Ribuan rumah warga di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, terendam banjir pada Jumat (6/2/2026) malam. Banjir terjadi setelah hujan deras selama berjam-jam mengguyur wilayah tersebut. 

Kondisi itu diperparah dengan kiriman air dari wilayah hulu di Kabupaten Kuningan hingga membuat Sungai Cikenanga meluap. Ketinggian air dilaporkan bervariasi, namun di beberapa titik terparah, air mencapai hingga 1,5 meter atau setinggi dada orang dewasa. 

Kecamatan Plered, khususnya Desa Gamel, menjadi salah satu lokasi dengan dampak banjir paling signifikan. Arus air yang kencang dari luapan Sungai Cikenanga masuk ke pemukiman warga sejak waktu Magrib. Derasnya arus bahkan membuat perabotan dapur milik warga hanyut terbawa air.

Warga pun harus berjuang ekstra hati-hati melintasi genangan air setinggi 1,5 meter demi menuju lokasi yang lebih aman. Kondisi gelap dan arus yang melaju kencang di gang-gang pemukiman membuat evakuasi mandiri berlangsung dramatis. 

"Air masuk cepat sekali sejak Magrib tadi setelah hujan deras. Sebagian warga yang sedang istirahat bahkan tidak sempat menyelamatkan harta benda mereka," ujar Afipa, warga Desa Gamel.

Banjir kali ini tidak hanya melanda satu titik, melainkan meluas ke lima kecamatan akibat sungai yang tak lagi mampu menampung debit air kiriman. Wilayah yang terdampak meliputi Kecamatan Plumbon, Plered, Tengah Tani, Kedawung, dan Sumber.

Fenomena banjir ini bukanlah yang pertama kali terjadi. Warga setempat mengeluhkan bahwa wilayah mereka selalu menjadi langganan banjir setiap kali intensitas hujan di hulu (Kuningan) meningkat.


Editor : Kastolani Marzuki

Halaman Selanjutnya
Halaman :
1 2
BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network