“Kalau dilihat dari tahun 2025 ini yang tertinggi. Tapi, kita juga lihat intensitas hujan di tahun 2025 ini belum maksimal,” kata Sunardi.
Akibat banjir ini, sejumlah warga terpaksa mengungsi. Hingga saat ini, sebanyak 18 KK atau sekitar 50 jiwa, termasuk balita dan lansia telah mengungsi ke tempat penampungan sementara. Jumlah ini kemungkinan bertambah jika intensitas hujan meningkat.
“Kalau untuk pengungsi sendiri mungkin kita lihat dulu dari intensitas hujan. Nanti ketika hari ini bisa hujan lagi, air akan bertambah lagi, ya pasti di shelter akan bertambah lagi jumlah pengungsi,” katanya.
Terkait kebutuhan para pengungsi, Sunardi menyebut bantuan telah disiapkan oleh pihak terkait.
“Mungkin dari segi logistiknya, di samping kita ada persediaan kebencanaan untuk pengungsi, ada juga bantuan-bantuan dari BPBD, dari beberapa pihak (relawan). Jadi untuk pengungsi kita sudah siapkan untuk makan, minum, dan logistiknya,” ucapnya.
Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait