"Selalu beliau sampaikan kepada kami anak-anaknya bahwa sebaik-baiknya nasihat adalah kematian. Seperti itu yang beliau sampaikan bahwa semua akan ada akhirnya, makanya kita harus berubah," ujarnya.
"Pesan yang beliau sampaikan juga adalah selalu berbagi dan menyampaikan semua bisa berubah. Yaitu kita harus berubah ke arah kebaikan walaupun kita punya masa lalu kurang baik," tutur Syamsul.
Diketahui, mantan Ketua Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) Anton Medan lahir dengan nama Tan Hok Liang dan kemudian berganti nama Muhammad Ramdhan Efendi setelah memeluk Islam.
Anton Medan lahir di Tebing Tinggi, Sumatra Utara pada 10 Oktober 1957. Almarhum meninggal di Cibinong, Bogor, Jawa Barat, 15 Maret 2021 pada umur 63 tahun, akibat komplikasi penyakit.
Editor : Agus Warsudi
ahok basuki tjahaja purnama bogor kabupaten bogor anton medan anton medan meninggal tokoh meninggal
Artikel Terkait