Warga sedang mengantre air untuk kebutuhan sehari-hari. (Foto iNews/Adi Haryanto).

Terpisah, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) KBB Duddy Prabowo menyebutkan, meski warga di sejumlah desa mulai terkena dampak dari musim kemarau, namun Pemda KBB belum menetapkan status darurat kekeringan. Sebab penetapan status tersebut masih menunggu arahan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat.

"Penetapan status siaga darurat kekeringan juga sangat bergantung pada hasil kajian BMKG dan penetapan status di tingkat provinsi," kata dia.

Hingga kini pihaknya belum menerima permintaan pendistribusian air bersih dari masyarakat.

Setiap kemarau lokasi yang mengalami krisis air bersih tidak bertambah ataupun berubah. Seperti di Kecamatan Cipatat, wilayah langganan rawan air bersih adalah Desa Gunungmasigit.

"Guna mengantisipasinya, BPBD KBB selalu bekerja sama dengan instansi lain, salah satunya PDAM untuk memenuhi permintaan air bersih ke warga," kata dia.


Editor : Faieq Hidayat

Sebelumnya
Halaman :
1 2

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network