Warga sedang mengantre air untuk kebutuhan sehari-hari. (Foto iNews/Adi Haryanto).

BANDUNG BARAT, iNews.id - Sebanyak 500 kartu keluarga di Bandung Barat, Jawa Barat krisis air bersih karena musim kemarau. Akibatnya warga membeli air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

"Sudah sebulan terakhir warga kesulitan air bersih. Kalau yang punya uang bisa beli, biasanya Rp70.000 untuk 500 liter air," kata Kepala Desa Gunungmasigit, Tarkopa, Sabtu (29/8/2020).

Dia menyebutkan, berdasarkan laporan ada dua RW yang sudah mengalami krisis air bersih. Jumlahnya sekitar 500 kepala keluarga (KK) yang tinggal di Kampung Cibuana RW 02 dan Kampung Cintakalsana RW 03. Diperkirakan jumlah warga terdampak krisis air bersih masih akan bertambah mengingat musim kemarau masih panjang.

"Kalau dalam sebulan ke depan hujan belum turun, kondisi kekeringan akan semakin parah dan warga yang krisis air bersih pasti lebih banyak," ucapnya.


Editor : Faieq Hidayat

Halaman Selanjutnya
Halaman :
1 2
BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network