Dia juga menuturkan melalui program Pasar Rakyat Jabar Juara, semua pasar tradisional di Jabar ditargetkan tidak ada lagi yang kondisinya kumuh dan semrawut.
"Saya bercita-cita semua pasar tradisional di Jabar tidak ada lagi yang kumuh dan semrawut. Saya juga senangnya ke pasar tradisional karena pemilik tokonya adalah masyarakat umum bisa sambil berdialog dan tawar menawar, di situlah letak kearifan lokalnya. Syaratnya pasarnya bersih dan rapi sehingga golongan masyarakat menengah atas makin ramai ke pasar tradisional," ujarnya.
Lebih lanjut dia menuturkan keistimewaan dari Pasar Pasalaran yaitu sudah memiliki sistem pembayaran nontunai. Pengelola pasar bekerja sama dengan Bank Indonesia dan bank BJB menyediakan pembayaran melalui QRIS
"Ini menjadi target kedua di mana masyarakat tidak lagi bayar tunai tapi nontunai lewat QRIS yang akan jadi standar baru," tuturnya.
Editor : Dita Angga Rusiana
Artikel Terkait