WFH Tak Efektif, Bupati Aa Umbara Kembali Buka 2 Gedung Perkantoran KBB

Adi Haryanto ยท Selasa, 01 September 2020 - 19:59:00 WIB
WFH Tak Efektif, Bupati Aa Umbara Kembali Buka 2 Gedung Perkantoran KBB
Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna. (Foto: iNews/Adi Haryanto)

BANDUNG BARAT, iNews.id - Perkantoran sejumlah dinas yang berada di Gedung A dan C kompleks Pemkab Bandung Barat (KBB) kembali dibuka setelah sempat ditutup selama dua pekan. Namun, aktivitas belum berjalan normal seperti semula sebelum ditemukan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dinyatakan positif Covid-19.

Gedung A dan C di Pemkab KBB menjadi kantor bagi 19 dinas dengan jumlah pegawai lebih dari 500 orang. Aktivitas yang sudah cukup mencolok terlihat di Gedung C, khususnya di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil). Sejumlah warga yang akan mengurus administrasi kependudukan (adminduk) tampak mengantre. Sementara di gedung A, aktivitas terlihat masih sepi meskipun sudah ada ASN yang berdinas.

Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna mengaku lebih menyukai ASN bekerja secara normal di kantor daripada Work From Home (WFH). Dirinya beralasan WFH dinilai tidak efektif karena banyak waktu kerja yang terganggu ketika ASN bekerja dari rumah. Berbeda ketika bekerja di kantor, ASN bisa fokus bekerja dan koordinasi juga bisa cepat dilakukan.

"Ya kalau WFH jelas kurang efektif, saya lebih suka ASN WFO (work from office). Semua fokus, efektif, dan koordinasi juga gampang," ucapnya, Selasa (1/9/2020).

Kendati begitu, pihaknya tidak bisa melawan keadaan ketika ditemukan ada lima ASN dari tiga dinas di KBB yang terkonfirmasi positif Covid-19. Langkah sterilisasi dan penutupan sementara aktivitas kantor harus dilakukan untuk mencegah dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Alhasil, lebih dari 500 pegawai terpaksa harus menjalani WFH.

Atas kejadian tersebut, dirinya mengimbau seluruh ASN yang ada di KBB untuk senantiasa menjalankan protokol kesehatan Covid-19 dengan baik saat beraktivitas. Untuk memutus mata rantai penyebaran virus ini, peran semua pihak juga dibutuhkan dalam menerapkan protokol kesehatan saat beraktivitas di mana pun, seperti memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan rajin mencuci tangan usai berkegiatan.

"Meskipun perkantoran telah dibuka kembali, kami masih akan terus memantau hasil pelaksanaan tes swab massal yang dilakukan ASN. Harapan kami tentunya tidak ada lagi yang positif sehingga aktivitas perkantoran bisa full normal dan tidak ada lagi yang WFH," katanya.

Editor : Maria Christina