Wali Kota Depok Mohammad Idris Pimpin Salat Jenazah 8 Korban Tewas Kecelakaan Bus di Ciater

Antara ยท Minggu, 19 Januari 2020 - 10:58 WIB
Wali Kota Depok Mohammad Idris Pimpin Salat Jenazah 8 Korban Tewas Kecelakaan Bus di Ciater
Wali Kota Depok Mohammad Idris pimpin salat jenazah korban tewas kecelakaan bus di Ciater, Subang, Jawa Barat. (Foto: Antara)

DEPOK, iNews.idWali Kota Depok Mohammad Idris akan memimpin salat jenazah 8 korban tewas kecelakaan bus di turunan Nagrog, Ciater, Kabupaten Subang, Jawa Barat pada Sabtu (18/1/2020). Kedelapan korban tewas itu kader Posyandu Bojong Pondok, Kecamatan Cipayung, Kota Depok, Jawa Barat.

"Wali Kota nanti yang langsung menjadi Imam salat jenazah," kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Depok Dadang Wihana, Minggu (19/1/2020).

Dadang kini telah berada di lokasi kecelakaan di Subang. Menurutnya, jenazah delapan korban akan disalatkan di Masjid Assobariyah, Kecamatan Cipayung, Kota Depok Jawa Barat.

Sementara itu, Direktur RSUD Depok, Devi Maryori mengatakan, pihaknya sudah siap untuk merawat korban luka akibat kecelakaan di Subang.

"Kami sudah stand by di RSUD, dan kami juga telah persiapkan 17 tempat tidur untuk perawatan pasien," ujarnya.

Pemerintah Kota Depok telah mengirimkan 9 mobil jenazah dan 15 mobil ambulans untuk membantu membawa jenazah dan korban luka-luka akibat kecelakaan bus di Subang, Jawa Barat yang ditumpangi oleh para kader Posyandu Kota Depok.

"Kami langsung mengirimkan bantuan berupa mobil jenazah dan ambulance serta juga mobil Elf untuk membantu korban kecelakaan tersebut," ujar Dadang menambahkan.

Dadang mengatakan, jumlah penumpang dalam bus yang berisi para kader Posyandu Bojong Pondok Terong, Citayam, Kota Depok berjumlah 57 penumpang dan seorang sopir dan satu kenek.

"Jadi total semuanya dalam bus ada 59 orang," katanya.

Dadang menjelaskan, delapan jenazah akan diberangkatkan ke RSUD Kota Depok, 32 penumpang yang luka berat dan sedang ke Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) serta luka ringan ke RSUD Kota Depok.

"Korban meninggal dunia dan luka berat saat ini sudah dievakuasi ke RSUD Ciereng," katanya.


Editor : Reza Yunanto