Wali Kota Bogor Bima Arya Bentuk Tim Gabungan Atasi Masalah Tawuran Pelajar
BOGOR, iNews.id - Wali Kota Bogor Bima Arya mengumpulkan jajaran lurah, camat, TNI dan Polri untuk berkoordinasi dalam pencegahan tawuran. Bima Arya menyebut ada belasan sekolah di Bogor yang siswanya menjadi langganan tawuran.
“Ini jadi atensi khusus. Kita sudah punya maping titik-titik tempat nongkrong, gang tawurannya apa saja, sosial medianya, semua kita dalami,” kata Bima Arya seperti dikutip dari situs resmi Pemkot Bogor, Jumat (31/1/2020).
Bima Arya bersama petugas gabungan sudah menyisir titik-titik rawan vandalisme dan warung miras yang sering menjual kepada pelajar, Kamis (30/1/2020). Titik pertama yang dituju yakni kawasan Suryakencana. Warga mengeluhkan sering adanya kelompok pelajar yang nongkrong hingga vandalisme.
Petugas gabungan pun membersihkan coretan tersebut agar tidak ada lagi simbol-simbol gang pelajar. Kegiatan serupa juga dilakukan di Jalan Pajajaran, Terminal Baranangsiang dan kawasan Tanah Baru.
Untuk di Baranangsiang, petugas mendapatkan informasi dari warga terkait minuman keras yang dikonsumsi pelajar sebelum tawurab. Petugas menyita puluhan botol miras diamankan dari sebuah warung dan penjual dimintai keterangan oleh petugas.
“Kami ingin bersihkan tempat yang terindikasi menjadi tempat nongkrong gang tawuran. Jadi, atribut, lambang, simbol-simbol, kita bersihkan bersama-sama Pak Kapolres, Pak Dandim, Pak Dandenpom. Tadi juga beberapa lokasi menjadi tempat nongkrong anak-anak sebelum tawuran, meminum miras, itu kita amankan juga,” kata Bima.
Di kawasan Tanah Baru, petugas gabungan juga menangkap empat pelajar lari saat petugas datang. Bahkan, dari salah satunya, didapati obat-obatan terlarang. Petugas juga memeriksa obrolan di media sosial mereka untuk membongkar motif tawuran.
“Ada juga beberapa anak yang nongkrong dan tertangkap basah sedang menggunakan obat-obatan jadi kita amankan dan nanti oleh pak Kapolres dan jajaran dalami dan diproses. Kegiatan ini akan rutin dilakukan secara berkala," ucap Bima Arya.
Sementara itu, Kapolresta Bogor Kota Kombes Hendri Fiuser menyatakan dukungannya kepada Pemkot Bogor dalam memberantas tawuran pelajar.
“Pelaku-pelaku sebelumnya yang diamankan akan diproses secara tegas oleh kami," kata Hendri.
Editor: Muhammad Fida Ul Haq