Wabup Aep: 60 Persen Sekolah di Karawang Akan Belajar Tatap Muka 

Nilakusuma · Minggu, 07 Maret 2021 - 15:04:00 WIB
Wabup Aep: 60 Persen Sekolah di Karawang Akan Belajar Tatap Muka 
Belajar daring yang selama ini dilakukan di Purwakarta. (Foto: iNews.id/Asep Supiandi)

KARAWANG, iNews.id - Wakil Bupati Karawang, Aep Syaepuloh meyakinkan belajar tatap muka bakal segera dibuka di Karawang. Namun hanya sekolah yang wilayahnya masuk zona aman yang boleh belajar tatap muka. 

Dari hasil pemetaan Pemkab Karawang, hanya 60 persen sekolah yang bisa belajar tatap muka sedangkan lainnya masih menunggu penurunan penyebaran Covid-19.

"Kita masih mengkaji kapan tepatnya belajar tatap muka dilakukan. Target kita paling lambat Juni tahun ini bisa dilaksanakan. Semua persiapan sudah dilakukan, namun karena pertimbangan pandemi Covid-19 di Karawang masih cukup tinggi, jadi kita harus hati-hati," kata Aep, Minggu (7/3/2021).

Menurut Aep, rencana belajar tatap muka di sekolah sudah dipersiapkan jauh hari. Artinya pihak sekolah sudah menyiapkan segala sesuatunya seperti protokol kesehatan di sekolah. 

"Tempat cuci tangan di setiap kelas, masker dan lainnya terkait protokol kesehatan sudah disiapkan. Bahkan guru-guru dan tenaga sekolah akan vaksinasi. Semua itu untuk memastikan belajar tatap muka sudah siap dilaksanakan," katanya.

Aep menuturkan, meski pihak sekolah sudah mempersiapkan semuanya untuk belajar tatap muka, namun pemerintah masih mengkaji lagi. Karena tidak semua sekolah boleh belajar tatap muka. 

"Hanya sekolah yang berada di zona hijau yang boleh belajar tatap muka. Ini untuk memastikan p
Belajar tatap muka aman dari bahaya Covid-19," tuturnya. 

Menurutnya, jika berdasarkan zona aman, diperkirakan hanya 60 persen sekolah di Karawang yang dapat belajar tatap muka, karena masuk dalam wilayah zona hijau. Sedangkan sekolah lainnya masih belajar secara daring, karena berada di wilayah zona merah. 

"Kalau jumlah persisnya belum tahu,  tapi sudah 60 persen sekolah. Kita harapkan rencana ini berjalan lancar dan anak-anak aman bersekolah," katanya.

Editor : Asep Supiandi