Viral Video Bentrok Ormas di Sukabumi Diduga Gegara Medsos, 3 Orang Luka Bacok

Antara, Indra Firdaus ยท Sabtu, 25 Januari 2020 - 08:32 WIB
Viral Video Bentrok Ormas di Sukabumi Diduga Gegara Medsos, 3 Orang Luka Bacok
Kapolres Sukabumi Kota AKBP Wisnu Prabowo. (Foto: iNews/Indra Firdaus)

SUKABUMI, iNews.idBentrokan antara dua kelompok organisasi masyarakat (ormas) terjadi di Desa Titisan, Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (24/1/2020). Perkelahian dengan menggunakan senjata tajam (sajam) ini terekam kamera amatir warga hingga viral di media sosial (medsos).

Informasi yang dirangkum iNews, bentrokan terjadi di jalan masuk PT Pratama Abadi Indonesia, perbatasan Sukabumi-Cianjur, yang melibatkan ormas Sapu Jagad dan Badan Pembinaan Potensi Keluarga Besar (BPPKB) Banten. Akibatnya, tiga orang anggota ormas BPPKB Banten terluka serius kena sabetan sajam.

Saat ini, ketiga korban mendapatkan perawatan intensif di RSUD Cianjur.

BACA JUGA: Pelajar SMP di Cianjur yang Terjun ke Jurang saat Tawuran Ditemukan Tewas

"Ada tiga orang yang dirawat di RSUD Cianjur karena mengalami luka serius yang diduga akibat senjata tajam saat bentrokan dengan ormas lain di wilayah hukum Sukabumi," kata Kapolres Cianjur AKBP Juang Andi Priyanto, Jumat (24/1/2020).

Dia menjelaskan, korban masih dalam kondisi sadar dan mendapat penangan medis serius di Instalasi Gawat Darurat.

"Kami akan pantau terus kondisinya dan saat ini kami sudah mengirim anggota dan jajaran untuk membantu Polres Sukabumi untuk mengantisipasi terjadi bentrok susulan," katanya.

Sementara itu, Kapolres Sukabumi Kota AKBP Wisnu Prabowo mengatakan, dugaan sementara bentrokan disebabkan salah paham antara kedua ormas.

“Kesalahpahaman di medsos. Karena itu kami ingatkan hati-hati dalam bermedsos,” ujarnya.

Menurutnya, anggota di lapangan saat ini masih bekerja untuk menangani kasus bentrokan tersebut. Termasuk mencegah terjadinya bentrokan susulan.

“Serahkan kepada kami untuk menangani kasus ini. Saat ini kami masih dalami dan juga koordinasi dengan beberapa Polres untuk razia dan penyekatan di perbatasan,” katanya.


Editor : Donald Karouw