Viral Ambulans Bawa Bantuan Logistik Diadang Warga Cianjur, Ini Respons Kepala BNPB

muhammad farhan ยท Kamis, 24 November 2022 - 00:28:00 WIB
Viral Ambulans Bawa Bantuan Logistik Diadang Warga Cianjur, Ini Respons Kepala BNPB
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto (kedua kanan) beri keterangan soal video viral warga adang ambulans bawa bantuan korban gempa Cianjur. (Foto : YouTube BNPB)

JAKARTA, iNews.id - Rekaman video warga pengungsi mengadang ambulans yang membawa bantuan untuk korban gempa di Cianjur viral di media sosial. Dalam pengadangan tersebut, mereka meminta agar bantuan tersebut diturunkan dari kendaraan.

Video viral ini pun mendapat respons dari Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen Suharyanto. Dia mengakui kondisi tersebut memang terjadi di setiap jalur-jalur yang menuju lokasi dampak gempa terparah. 

Menurutnya, banyak pihak-pihak yang mengaku sebagai relawan mendistribusikan bantuan secara mandiri dan tidak melalui satu jalur koordinasi. Hal ini menyebabkan adanya pengadangan yang tidak diinginkan. 

"Untuk mencegah itu, saya buat alur distribusi logistik yang tertib dan teratur. Daripada membawa logistik sendiri, belum tentu juga nanti diterima dengan baik. Lebih baik dikumpulkan di posko kemudian nanti dimasukkan ke gudang sehingga Camat atau Kepala Desa bisa ambil lalu langsung didistribusikan ke pengungsi," ujar Suharyanto saat konferensi pers melalui kanal YouTube BNPB, Rabu (23/11/2022). 

Kepala BNPB Suharyanto mengatakan agar masyarakat yang membutuhkan logistik tersebut dapat berkoordinasi langsung dengan kepala desanya. 

"Makanya kan yang paling tahu kepala desanya, Babinsanya, Babinkamtibmasnya. Jadi jika bingung (masalah distribusi logistik), mereka langsung bisa bertanya dengan kepala desanya. Semisal, yang desanya Rancagoong, yaa cari Kepala Desa Rancagoong," tuturnya.

Dia pun mengaku distribusi logistik kepada pengungsi tersebut memang belum terbentuk sistemnya. Oleh karena itu, kondisi pengungsi yang membutuhkan logistik tidak teratur karena mengambil di manapun. 

"Maka mulai besok sudah diharapkan agar lebih tertib dan sistematis. Soalnya tadi ada (pengungsi) yang menyerbu gudang BPBD, banyak masyarakat yang menyerbu untuk ambil logistik tersebut," ujarnya. 

Editor : Donald Karouw

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: