get app
inews
Aa Text
Read Next : Uji Fungsi Kereta Cepat Terganggu Layangan, Polisi Disebar di Cimahi dan KBB

Uji Fungsi Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Polisi Klaim Titik Rawan Tinggal 8 Lokasi

Selasa, 23 Mei 2023 - 14:35:00 WIB
Uji Fungsi Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Polisi Klaim Titik Rawan Tinggal 8 Lokasi
Kereta cepat menjalani uji fungsi. Saat ini, titik rawan jalur KCJB di Kabupaten Bandung tersisia 8 lokasi. (FOTO: ISTIMEWA)

BANDUNG, iNews.id - Uji fungsi atau test commisioning Kereta Cepat Jakarta-Bandung berlangsung dari Stasiun Tegalluar, Kabupaten Bandung ke Halim Perdanakusuma, Selasa (23/5/2023). Dari uji fungsi itu, diketahui, terdapat 8 titik rawan yang menjadi perhatian. 

Kapolresta Bandung Kombes Pol Kusworo Wibowo mengatakan, sejumlah personel Polresta Bandung disiagakan di sejumlah jalur yang dinilai rawan tersebut.

Dari hasil pemantauan, kata Kapolresta Bandung, jumlah titik rawan di jalur kereta cepat berkurang dari 28 menjadi 8 titik.

"Titik rawan di jalur KCJB Kabupaten Bandung ini semula 26. Saat ini sudah berkurang menjadi 8," kata Kapolresta Bandung, Selasa (23/5).

Kombes Pol Kusworo menyatakan, 8 titik rawan telah diperbaiki. Seperti tembok pengaman dan pagar berduri. "Saat ini sudah pada selesai pagar kawat duri maupun tembok pengaman," ujar Kombes Pol Kusworo Wibowo.

Delapan titik rawan tersebut, tutur Kapolresta Bandung, antara lain, kantor Depo KCJB Tegalluar,, Stasiun KCJB Tegalluar, Jembatan Cimincrang, dan pelintasan jalan.

Untuk mengantisipasi segala kemungkinan, sekitar 50 personel Polresta Bandung ditempatkan di titik yang dinilai masih rawan tersebut. 

Para personel tersebut melakukan penjagaan secara bergantian. "Sejumlah 50 personel pengamanan yang bergantian secara tiga shift sehingga tidak ada waktu lengah," tutur Kapolresta Bandung.

Sementara itu, uji fungsi KECJB dimulai Senin (22/5/2023). Kecepatan KCJB ditingkatkan secara bertahap dari 60 kilometer (km) hingga kini mencapai 180 kilometer (km) persegi.

Wakil Menteri 2 Kementerian BUMN Kartika Wirjoatmodjo mengatakan, pengujian pada Senin (22/5/2023) berjalan lancar. Semua sistem berfungsi dengan baik. Seperti kereta, rel, persinyalan, kelistrikan, dan lain-lain.

"Secara bertahap kecepatan perjalanan pengujian akan ditingkatkan hingga mencapai puncak kecepatan teknisnya di 385 km per jam," kata Wakil Menteri 2 Kementerian BUMN. 

"Untuk mencapai hal tersebut peningkatan di beberapa aspek seperti pagar pengaman dan sound barrier perlu disempurnakan agar tidak menggangu kenyamanan masyarakat saat KCJB melintas," ujar Kartika Wirjoatmodjo.

KCJB, tutur Wakil Menteri 2 Kementerian BUMN, pusat perekonomian baru yang akan mendukung koridor antara Jakarta-Bandung. KCJB juga akan didukung oleh integrasi dengan LRT Jabodebek sehingga memiliki aksesibilitas yang baik.

Direktur Utama KCIC Dwiyana Slamet Riyadi mengatakan, peningkatan kecepatan uji coba ini akhirnya dapat dilakukan setelah seluruh persiapan awal pelaksanaan Testing & Commissioning berhasil diselesaikan.

"Berbagai pengetesan kesiapan sarana prasarana KCJB yang dilakukan sebelumnya sudah berjalan dengan lancar. Berdasarkan evaluasi, maka mulai hari ini kecepatan perjalanan KA Cepat mulai ditambah menjadi hingga 180 km/jam," kata Dirut KCIC.

Berdasarkan pelaksanaan testing commissioning, waktu tempuh antara Stasiun Halim hingga Stasiun Tegalluar hanya sekitar 50 menit.

Nanti, kecepatan akan terus ditambah hingga mencapai puncak kecepatan operasional di 350 km/jam bahkan hingga mencapai puncak kecepatan teknisnya yaitu hingga 385 km per jam.

Editor: Agus Warsudi

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut