Tolak Calon PDIP, Puluhan Mantan Pengurus PAC Dukung Azis-Haris di Pilkada Tasikmalaya

Asep Juhariyono ยท Jumat, 09 Oktober 2020 - 23:39:00 WIB
Tolak Calon PDIP, Puluhan Mantan Pengurus PAC Dukung Azis-Haris di Pilkada Tasikmalaya
Puluhan mantan pengurus sekaligus kader aktif PDIP Kabupaten Tasikmalaya mendeklarasikan dukungan ke Paslon Nomor Urut 1, Azis Rismaya-Haris Sanjaya, Jumat (9/10/2020). (Foto: iNews/Asep Juhariyono)

TASIKMALAYA, iNews.id - Puluhan mantan pengurus sekaligus kader aktif PDI Perjuangan Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat (Jabar), ramai-ramai mengalihkan dukungan ke Pasangan Calon (Paslon) Nomor Urut 1, Azis Rismaya-Haris Sanjaya, yang diusung oleh Partai Gerindra dan Demokrat. Sementara PDIP diketahui berkoalisi dengan PPP mengusung Paslon Petahana Ade Sugianto-Cecep Nurul Yakin.

Sedikitnya ada 22 mantan pengurus sekaligus kader aktif PDIP Kabupaten Tasikmalaya yang mendeklarasikan diri mendukung paslon Azis Rismaya-Haris Sanjaya. Pengalihan dukungan ini merupakan bentuk kekecewaan mereka terhadap pilihan PDIP.

"Deklarasi ini memang muncul dari hati nurani. Meski awalnya hanya enam kader PDIP, ternyata seiring waktu pemikiran ini sama dengan para mantan pengurus PAC PDIP yang merasakan kekecewaan terhadap calon petahana sekaligus Ketua DPC PDIP Ade Sugianto," kata Kokon Somantri saat memimpin deklarasi, Jumat (9/10/2020).

Kokon mengatakan, sebelum melakukan deklarasi, pihaknya beberapa kali sudah melakukan musyawarah bersama kader PDIP di beberapa kecamatan lainnya. Hasilnya, ada sebanyak 22 mantan pengurus PAC PDIP di Kabupaten Tasikmalaya sepakat mengalihkan dukungan ke partai lain pada Pilkada Tasikmalaya 2020.

"Selain bentuk kekecewaan, sebanyak 22 mantan PAC PDIP Kabupaten Tasikmalaya ingin ada perubahan pemerintahan di Kabupaten Tasikmalaya yang nantinya bisa lebih menyejahterakan rakyat," ujarnya.
Menurut dia, sosok paslon yang didukung sekarang dinilai sudah mapan secara ekonomi. Paslon ini diyakini akan fokus untuk meningkan kesejahteraan masyaralat. "Jadi, kami meyakini pasangan Azis-Haris jika terpilih nanti akan fokus dengan semua anggaran pemerintah daerah yang akan digunakan hanya untuk masyarakat," ujarnya.

Kokon juga optimistis, dengan seluruh jaringan yang dimiliki oleh para kader PDIP yang ada di 22 kecamatan ini, nantinya akan mampu memberikan kemenangan bagi paslon yang tak didukung oleh partainya. Dengan keputusan ini, pihaknya juga siap menerima konsekuensi yang diberikan partainya karena telah bulat mendukung paslon usungan partai lain.

"Sekarang kami siap menerima apapun konsekuensi dari partai sendiri terhadap kami. Tapi, kami saat ini lebih mementingkan masyarakat di Pilkada Tasikmalaya sekarang," katanya.

Sementara itu, Calon Bupati Tasikmalaya, Azis Rismaya, mengaku merasa bangga dengan keputusan para kader PDIP yang siap mendukung untuk memenangkan dirinya di Pilkada Tasikmalaya. Dia juga mengucapkan terima kasih kepada kader PDIP yang mendukungnya.

"Saya sekarang sudah ikrar bahwa saya milik rakyat Tasikmalaya dan semua partai dengan niatan maju jadi calon di Pilkada Serentak 2020," kata Azis.

KPU Kabupaten Tasikmalaya sebelumnya telah menetapkan empat paslon yang akan bertarung di Pilkada Tasikmalaya. Paslon Nomor Urut 1 yakni, Azis Rizmaya Mahfud-Haris Sanjaya, yang didukung Demokrat dan Gerindra. Paslon Nomor Urut 2, Ade Sugianto-Cecep Nurul Yakin, diusung PDIP dan PPP.

Kemudian, Paslon Nomor Urut 3 Cep Zamzam Nur-Fadil Karsoma dari jalur perseorangan dan Paslon Nomor Urut 4, Iwan Saputra-Iip Miftahul Paos yang diusung Golkar, PKB, PAN, PKS dan NasDem.

Editor : Maria Christina