Tim SAR Gabungan Masih Cari Kotak Hitam Lion Air di Perairan Karawang

Antara, Ilma De Sabrini · Senin, 29 Oktober 2018 - 20:51:00 WIB
Tim SAR Gabungan Masih Cari Kotak Hitam Lion Air di Perairan Karawang
Tim SAR Basarnas melakukan penyelaman di titik jatuhnya pesawat Lion Air JT 619 di Perairan Karawang, Jawa Barat, Senin (29/10/2018). (Foto: Basarnas)

KARAWANG, iNews.id - Tim evakuasi gabungan korban kecelakaan pesawat masih mencari kotak hitam pesawat Lion Air JT610 yang diperkirakan jatuh di sekitar perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat, Senin (29/10/2018).

"Kotak hitam belum kita temukan dalam pencarian sejak pagi hingga pukul 17.00 WIB," kata Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Agung Budi Maryoto di Karawang.

Menurut Kapolda, upaya penyisiran terhadap kotak hitam akan dilanjutkan pada Selasa (30/10) pagi dengan melibatkan kapal berfasilitas alat sonar milik TNI AL.

Agung mengatakan, kotak hitam yang berisi rekaman kejadian sangat diperlukan pihaknya dalam mengungkap kronologi kejadian kecelakaan pesawat berpenumpang 188 orang itu.

Agung mengatakan, proses pencarian akan difokuskan di sekitar perairan Tanjung Karawang, Pantai Pakis Jaya, Laut Muaragembong Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Dia berharap, posisi kotak hitam tidak berada jauh dari radius jatuhnya badan pesawat yang diprediksi berada di sekitar perairan Karawang.

Agung menambahkan, hasil pencarian hingga pukul 17.00 WIB baru mengumpulkan potongan tubuh korban yang dikemas dalam lima kantong jenazah. Selain itu, ada pula serpihan badan pesawat beserta barang-barang penumpang seperti tas dan sepatu.

Agung belum dapat memastikan apakah ada korban selamat dalam insiden tersebut. "Yang jelas kami upayakan pencarian semaksimal mungkin untuk mencari korban," katanya.

Diketahui, pesawat Lion Air JT 610 rute Jakarta-Pangkalpinang hilang kontak Senin (29/10/2018) pukul 06.33 WIB. Basarnas menerima laporan informasi dari ACT soal hilang kontaknya pesawat pukul 06.50 WIB.

Pesawat type B737-8 Max dengan Nomor Penerbangan JT 610 milik operator Lion Air terbang sesuai jadwal dari Bandara Soekarno Hatta menuju Bandara Depati Amir di Kota Pangkalpinang.

Pesawat dengan nomor registrasi PK-LQP dilaporkan terakhir tertangkap radar pada koordinat 05 46.15 S - 107 07.16 E. Petugas sudah menemukan sejumlah puing-puing pesawat dan masih dilakukan proses pencarian dan evakuasi dalam insiden pesawat jatuh tersebut.

Editor : Kastolani Marzuki

Bagikan Artikel: