Terganjal Tandatangan Direksi PT SMI, Proyek Jalan di Selatan KBB Belum Terealisasi 

Adi Haryanto · Senin, 08 Februari 2021 - 19:34:00 WIB
Terganjal Tandatangan Direksi PT SMI, Proyek Jalan di Selatan KBB Belum Terealisasi 
Penanganan ruas jalan Cihampelas-Cililin yang sudah dilakukan sebatas tambal sulam oleh warga. (Foto:Dok.SINDOnews) 

BANDUNG BARAT, iNews.id - Proyek pembangunan jalan sepanjang 71 km di selatan Kabupaten Bandung Barat (KBB) belum juga terealisasi di awal tahun ini. Pelaksanaan proyek pembangunan itu disinyalir terganjal dokumen perjanjian yang belum ditandatangani direksi PT Sarana Multi Insfrastruktur (SMI).

"Kita masih nunggu satu surat dari PT SMI. Informasi terakhir dari mereka masih nunggu ditandatangani direktur," kata Kabid Jalan dan Jembatan Dinas PUPR KBB, Aan Sofyan, Senin (8/2/2021).

Aan menjelaskan, tanda tangan itu terkait dengan surat pemberlakuan masa efektif perjanjian kredit. Hal tersebut masih berproses di manajemen dan direksi PT SMI. Tandatangan direksi menjadi salah satu persetujuan agar kerjasama antara Pemda KBB dengan PT SMI terkait pinjaman anggaran Rp285 miliar lebih terealisasi.

"Kita kawal dan terus koordinasi terkait hal tersebut. Semoga saja di akhir bulan ini selesai sehingga bisa lanjut ke proses lelang dan pengerjaan fisik jalan," ujar Aan. 

Sementara itu, anggota Komisi II DPRD KBB, Dadan Sapardan mengatakan, pihaknya sudah mengecek langsung kerusakan yang terjadi di ruas jalan wilayah selatan dari mulai Cihampelas sampai Rongga dan Cipongkor. Hasil pengecekan, kerusakannya beragam. Seperti aspal yang sudah pada terkelupas sampai jalan yang sudah menjadi kubangan karena banyak yang bolong.

Politisi Partai Golkar ini menilai, jika melihat kondisi jalan yang sudah rusak parah mestinya proses perbaikan cepat dilakukan. Jika anggaran dari PT SMI belum turun, Pemda KBB bisa mengalokasikan dari anggaran APBD untuk pos pemeliharaan jalan. Jangan sampai menunggu dulu jatuhnya korban jiwa baru pemerintah bergerak. 

"Kalau dari PT SMI, anggarannya gak turun-turun, apakah jalan yang sudah rusak parah itu akan didiamkan? Pakai aja dulu anggaran pemeliharaan jalan,  untuk meminimalisasi kecelakaan. Sebab laporan dari masyarakat sudah banyak terjadi kecelakaan akibat jalan rusak tersebut," tuturnya. 

Seperti diketahui, pembangunan jalan sepanjang 71 kilometer di wilayah selatan KBB yang dijadwalkan akan dilakukan Januari 2021, hingga saat ini belum juga dikerjakan. Hal tersebut banyak dipertanyakan. Mengingat saat ini jalan dari mulai Kecamatan Cihampelas sampai Kecamatan Rongga dan Cipongkor kondisinya sudah rusak parah.  

Editor : Asep Supiandi