Terduga Teroris di Cangkuang Bandung Kerap Gelar Pengajian Dihadiri Orang Tak Dikenal
BANDUNG, iNews.id - KN, terduga teroris yang rumah kontrakannya digeledah di Perumahan Sanggar Indah Banjaran Blok C3 Nomor 14, Desa Nagrak, Kecamatan Cangkung, Kabupaten Bandung, kerap menggelar pengajian setiap bulan. Jamaah yang hadir di pengajian itu orang-orang tak dikenal oleh warga setempat.
Informasi ini diperoleh dari warga sekitar rumah kontrakan terduga teroris KN yang ditangkap Densus 88 Antiteror Polri di Jakarta pada Rabu (31/3/2021) siang.
Saat ini, rumah kontrakan KN bercat warna hijau muda itu telah terpasang garis polisi. Tak tampak aktivitas di dalam rumah. Letak rumah tepat di antara permukiman warga dengan ruas jalan tak terlalu luas hanya bisa dilalui oleh satu kendaraan roda empat.
Sesuai penggeledahan, HN dan istrinya diamankan tim Densus 88 Antiteror Polri. Selain kedua terduga teroris, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa busur, 25 anak panah, ketapel, puluhan butir gotri, samurai, atribut ormas terlarang, dan kaus bergambar Habib Rizieq Shihab.
Ruhiyat Yaya (48) mengatakan, HN sebagai pribadi baik dan bersosialisasi dengan warga setempat. KN tinggal mengontrak di rumah itu sejak enam bulan lalu. "Kalau saya lihat sih gak ada sisi buruknya. Sosialnya sih bagus gitu," kata Ruhiyat, Kamis (1/4/2021).
Menurut Yaya, rumah KN jadi tempat pengajian yang dihadiri jamaah dari luar kompleks perumahan. Warga tidak mengenal identitas orang-orang yang hadir di pengajian.
Pengajian diadakan satu kali dalam satu bulan, namun tidak rutin. Yaya terkejut KN ditangkap karena diduga terlibat terorisme. "Istilahnya mah, gak ada curiga ke arah sana (teroris). Jauh lah. Kalau saya lihat sih orang bener, saleh," ujar Yaya.
Diberitakan sebelumnya, tim Densus 88 Antiteror Polri menggeledah rumah terduga teroris KN selama dua jam. Densus 88 dibantu Polresta Bandung menggeledah sejumlah ruangan di rumah kontrakan yang dihuni KN dan keluarganya sejak 6 bulan itu.
Penggeledahan dimualai pukul 18.30 WIB dan selesai 20.30 WIB. Seluruh barang bukti yang ditemukan dibawa ke Mabes Polri, termasuk terduga teroris KN dan istrinya.
Editor: Agus Warsudi