Tak Hanya Habib Bahar, Polisi Juga Tetapkan 5 Tersangka Penganiayaan

Okezone ยท Rabu, 19 Desember 2018 - 12:31 WIB
Tak Hanya Habib Bahar, Polisi Juga Tetapkan 5 Tersangka Penganiayaan
Habib Bahar bin Smith. (Foto: Okezone)

JAKARTA, iNews.id – Polda Jawa Barat (Jabar) tidak hanya menetapkan Pendiri Majelis Pembela Rasulullah, Habib Bahar bin Smith sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan anak-anak, tetapi juga lima orang lainnya.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo menyebutkan, kelima tersangka lainnya itu yakni, H, HA, S, AY alias A, MAB. Saat ini, tersangka AY alias A dan MAB juga sudah ditahan bersama Habib Bahar.

“Tiga orang ditahan, yang lain baru ditetapkan sebagai tersangka,” kata Dedi saat dikonfirmasi, Jakarta, Rabu (19/12/2018).

Namun, Dedi masih belum mau memaparkan secara rinci peran-peran para tersangka dalam kasus penganiayaan terhadap bocah di bawah umur tersebut.

Dalam kasus ini, para pelaku disangka melanggar Pasal 170 KUHP dan atau 351 KUHP dan atau Pasal 333 KUHP dan atau Pasal 55 Ayat (1) KUHP dan atau Pasal 80 UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Kasus ini berawal saat ada laporan mengenai Bahar bin Smith ke Polres Bogor dengan nomor laporan LP/B/1125/XI/I/2018/JBR/Res Bgr tertanggal 5 Desember 2018. Dalam laporan disebutkan, Habib Bahar diduga telah menganiaya dua anak berusia 17 dan 18 tahun di Kampung Kemang, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, Jabar. Dalam video yang beredar, dua anak itu dipukul lantaran mengaku sebagai habib.

Selain dugaan penganiayaan anak, Bahar bin Smith juga ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan ujaran kebencian dan penghinaan kepada Presiden Joko Widodo.  Bareskrim Polri menetapkan Habib Bahar sebagai tersangka setelah diperiksa sebagai saksi terlapor selama kurang lebih 11 jam.

Dia dijerat dengan Pasal 16 juncto Pasal 4 huruf (a) ke-2 UU Nomor 40 Tahun 2018 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis, serta Pasal 45 juncto Pasal 28 Ayat (2) UU No 19/2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), dan Pasal 207 KUHP.


Editor : Maria Christina