Tak Berizin, Ritual Larung Laut oleh Warga Cilacap di Pantai Pangandaran Dibubarkan 

Syamsul Ma'arif · Minggu, 05 September 2021 - 15:31:00 WIB
Tak Berizin, Ritual Larung Laut oleh Warga Cilacap di Pantai Pangandaran Dibubarkan 
Warga Cilacap, Jawa Tengah yang akan menggelar ritual larung laut harus dibubarkan petugas di Pantai Pangandaran karena tidak berizin. (Foto: iNews.id/Syamsul Ma'arif)

PANGANDARAN, iNews.id - Ritual larung laut oleh warga Kecamatan Patimuan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah di Pantai Pangandaran terpaksa dibubarkan petugas, Minggu (5/9/2021). Pembubaran dilakukan karena acara tersebut tak berizin dan berpotensi menimbulkan kerumunan.

Selain itu, ritual larung laut itu digelar di saat masa uji coba pembukaan objek wisata Pangandaran di hari ketiga. Kerumunan yang terjadi bisa mempengaruhi terhadap uji coba tersebut.

Sekretaris Satpol PP Kabupaten Pangandaran Bangi mengatakan, pelaksanaan ritual tanpa izin digelar di kawasan panggung terbuka Pantai Barat Pangandaran.

"Acara itu sangat berpotensi mengundang kerumunan warga," kata Bangi.

Bangi menambahkan, ritual semula bakal diikuti oleh 50 orang, namun sebelum pelaksanaan sudah dibubarkan terlebih dahulu oleh petugas.

"Sekarang pemerintah daerah, TNI dan Polri sedang melakukan uji coba pascadibukanya objek wisata di Pangandaran," ujarnya.

Petugas yang terdiri dari anggota Satpol PP, TNI dan Polri juga membongkar panggung yang dipasangnya di pinggir pantai.

Sementara Kasat Polair Polres Ciamis AKP Sugianto mengatakan, pembubaran ritual di saat masa uji coba rekayasa lalu lintas dengan kapasitas pengunjung 25 persen di objek wisata Pangandaran.

"Petugas gabungan telah membubarkan kegiatan ritual tanpa izin sebab berpotensi mengundang kerumunan," ucap Sugianto singkat.

Editor : Asep Supiandi

Bagikan Artikel: