Sunda Empire Bikin Heboh, Polda Jabar: Sudah Monitor
BANDUNG, iNews.id - Direktur Ditreskrimum Polda Jabar Kombes Hendra Suhartiyono mengatakan, sudah memonitor komunitas Sunda Empire. Pihaknya pun bakal menyiapkan langkah hukum jika ditemukan pelanggaran.
"Kegiatan yang dimaksudkan (Sunda Empire) sudah kami monitor. Sedang kami dalami, siapkan langkah hukum jika memiliki kemiripan dengan Keraton Agung Sejagat di Jawa Tengah," kata Hendra di Mapolrestabes Bandung, Jumat (17/1/2020).
Pendalaman yang dilakukan untuk merumuskan hal apa saja dari Sunda Empire yang diatur dan dilarang menurut hukum di Indonesia. Menurutnya, Polda Jabar akan mengkajinya terlebih dahulu.
"Kami lagi mendalami, apakah serupa dengan Keraton Agung Sejagat yang di Purworejo, kan beda-beda nih. Kalau pendalamannya sudah lengkap, kami siapkan langkah-langkah antisipasi," ujar Hendra.
BACA JUGA:
Sunda Empire Eksis di 2018, Kini Sudah Bubar
Sunda Empire Hebohkan Warga Jabar, Saingi Keraton Agung Sejagat?
Sementara itu, Kepala Bidang Ideologi dan Wawasan Kebangsaan Kesbangpol Kota Bandung, Sony menyebut keberadaan Sunda Empire tak terdaftar sebagai organisasi masyarakat (ormas).
"Mereka bukan ormas dan tidak tidak terdaftar sebagai ormas. Makanya kami sedang telusuri, karena hampir sama kaya yang di Jateng, makanya kami sedang koordinasi untuk mendalami," ujar Sony.
Disinggung tentang Sunda Empire kembali muncul setelah hampir dua tahun tak terdengar kabarnya seusai ditangani oleh Kodam IIi/Siliwangi, Sony menyebut sikap latah para simpatisannya.
"Ini mah latah dari kejadian yang di Purworejo. Tapi ini (Sunda Empire) memang perlu diantisipasi," ujar Sony
Editor: Muhammad Fida Ul Haq