get app
inews
Aa Text
Read Next : Polda Jabar: Jakmania dan Aremania Berpeluang Nonton Tim Kesayangan Berlaga di Bandung

Stakeholder Persepakbolaan Jawa Barat Tanda Tangani 5 Poin Deklarasi Damai

Senin, 10 Oktober 2022 - 19:03:00 WIB
Stakeholder Persepakbolaan Jawa Barat Tanda Tangani 5 Poin Deklarasi Damai
Kapolda Jabar Irjen Pol Suntana dan Komisaris PT PBB H Umuh Muchtar menyaksikan penandatanganan deklarasi damai. (FOTO: Humas Polda Jabar)

BANDUNG, iNews.id - Stakeholder persepakbolaan Jawa Barat, dari Polri, panitia pertandingan, manajemen PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), hingga bobotoh, menandatangani lima poin deklarasi damai. Intinya, semua pihak sepakat damai, menjujung sportivitas, dan menjaga silaturahmi antarsuporter.

Penandatanganan deklarasi tersebut dilaksanakan seusai focus group discussion (FGD) bertema "Transformasi Persepakbolaan di Tengah Dinamika Fanatisme Supporter" yang diinisiasi oleh Polda Jabar, Senin (10/10/2022). 

Berikut lima poin delkarasi tersebut:

1. Siap menjunjung tinggi sportivitas dan kebersamaan dalam mendukung masing-masing tim kebanggaan.
2. Siap menjadi suporter yang baik, damai dan aman di Jawa Barat.
3. Siap terus menjaga silaturahmi dan sinergi  antar/lintas suporter yang ada di Jawa Barat.
4. Siap menjaga keamanan bersama Polri/TNI di setiap pertandingan yang ada di Jawa Barat.
5. Bersama kita kuat dan atas nama kemanusiaan bagi seluruh saudara-saudara untuk transformasi persepakbolaan dengan tetap menjaga situasi kamtibmas yang kondusif.

Diketahui Polda Jabar tengah menyusun standard operasional prosedur (SOP) pertandingan sepak bola hasil dari FGD tersebut. Selain unsur persepakbolaan di Jabar, FGD juga mengundang beberapa pakar, termasuk sosiolog.

Lima poin deklarasi yang ditandatangani stakeholder persepakbolaan di Jawa Barat. (FOTO: Humas Polda Jabar)
Lima poin deklarasi yang ditandatangani stakeholder persepakbolaan di Jawa Barat. (FOTO: Humas Polda Jabar)

Kegiatan yang digelar di Grand Pasundan Hotel, Kota Bandung, Senin (10/10/2022) itu dilaksanakan sebagai respons atas tragedi Kanjuruhan Malang dalam upaya melakukan perbaikan pelaksanaan pertandingan sepak bola.

"FGD ini membahas tentang pelaksanaan pengamanan dan pengelolaan dalam pertandingan sepak bola yang terbaik agar aman dan nyaman, sekaligus menyamakan persepsi semua elemen," kata Kapolda Jabar Irjen Pol Suntana.

Polda Jabar, ujar Irjen Pol Suntana, terbuka, seluruh elemen silakan memberikan masukan dan pendapat dalam penyusunan SOP pengelolaan pertandingan yang mengedepankan keamanan dan keselamatan.

"Itu rambu-rambu (SOP) yang kami buat berdasarkan kesepakatan semua pihak agar menjadi acuan bersama. SOP bersama dalam penyelenggaraan pertandingan di wilayah Jawa Barat," ujar Irjen Pol Suntana. 

SOP tersebut, tutur Kapolda Jabar, bakal didiskusikan bersama seluruh unsur sepak bola. Kapolda berharap, SOP itu dapat  memberikan ruang aman bagi suporter yang hadir di stadion untuk menyaksikan pertandingan sepak bola.

"Itu semuanya hasil kesepakatan, lengkap. Apa yang dituangkan tadi dalam FGD itu, kami rencanakan dalam SOP bersama ya," tutur Kapolda JAbar

Irjen Pol Suntana mengimbau kepada masyarakat dan komunitas suporter untuk tidak fanatik berlebihan dan lebih menjunjung tinggi jiwa sportivitas.

"Hindari fanatisme berlebihan, junjung jiwa sportivitas dalam setiap pertandingan. Saya ucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang menyelenggarakan kegiatan ini," ucap Irjen Pol Suntana.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Ibrahim Tompo mengatakan, saat ini SOP pengamanan pertandingan sepak bola masih disusun dan harus disempurnakan, sebelum diterapkan. Draf pasal-pasal dalam SOP itu pun, nanti akan dilaporkan ke Mabes Polri.

"Misalnya dari aspek hukum, prosedur, dan situasionalnya. Kemudian penerimaan publik juga, itu harus diuji dulu. Bila sudah (diuji) akan kami sosialisasikan," kata Kabid Humas Polda Jabar.

Sementara itu, perwakilan dari komunitas bobotoh mengapresiasi langkah Polda Jabar yang menyusun draf SOP demi keamanan penyelenggaraan sepak bola di stadion.

"Kami pihak komunitas bobotoh Viking, The Bombs, dan Bomber berterima kasih karena dengan sistem keamanan sekarang membuat pertandingan lebih aman dan kondusif. Sistem ring telah mencegah oknum-oknum yang tidak punya tiket. Ke depan kami akan bersinergi dengan semua pihak untuk Bandung lebih baik," ujarnya.

Editor: Agus Warsudi

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut