Soal Insiden Kekerasan di Kampus Unisba, Ini Kata Kapolrestabes Bandung
"Silakan saja menyampaikan aspirasi. Kami akan melayani. Tapi kalau sudah malam, kami takutnya ditunggangi oleh pihak lain yang memang ingin mengacaukan suasana seperti itu. Nah, dengan adanya kesalahpahaman itu maka nanti kami akan berkomunikasi baik dengan rektor maupun yayasannya," tutur Kombes Pol Ulung.
Terkait kerusakan kaca LPM Unisba, Kombes Pol Ulung mengungkapkan, hal itu terjadi karena petugas dihalang-halangi, dilempar bom molotov, dan tindak kekerasan lain.
"Sedangkan posisi saat itu para pengunjuk rasa berkerumun. Massa merusak fasilitas umum di Kota Bandung. Nah kami mencegah terjadinya itu. Yang terpenting adalah kami bukan mau merusak atau apapun juga, tapi untuk menjaga ketertiban masyarakat yang lebih luas, jangan sampai kegiatan masyarakat Kota Bandung ini menjadi terganggu," kata dia.
Untuk menghilangkan misskomunikasi atas peristiwa yang terjadi, kata Kombes Pol Ulung, jajaran Polrestabes Bandung akan silaturahmi ke Kampus Unisba. Dalam pertemuan nanti akan disampaikan yang sebenarnya terjadi.
"Jangan sampai kita jadi salah persepsi dengan keadaan seperti ini. Toh kami juga sama-sama untuk menjaga ketertiban. Kalau Kota Bandung ini aman dan tertib, masyarakat atau mahasiswa bisa nyaman berkuliah dan bekerja," ucap Ulung.
Editor: Faieq Hidayat