Serda J Dihukum 14 hari Penahanan Fisik di Bandung akibat Nyinyiran Istri di Media Sosial

Antara ยท Minggu, 13 Oktober 2019 - 15:14 WIB
Serda J Dihukum 14 hari Penahanan Fisik di Bandung akibat Nyinyiran Istri di Media Sosial
KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa di RSPAD Gatot Soebroto. (Foto: iNews.id/Aditya Pratama).

BANDUNG, iNews.id - Seorang bintara di Detasemen Kavaleri Berkuda Komando Pendidikan dan Latihan TNI AD di Bandung, Jawa Barat (Jabar) , Sersan Dua J, dihukum 14 hari penahanan fisik akibat postingan istrinya, L, di media sosial. L menuliskan status yang diduga bernada sindiran terkait insiden yang menimpa Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan, Wiranto.

Kepala Penerangan Komando Pendidikan dan Latihan TNI AD, Letnan Kolonel Kavaleri Christian Rambu, mengatakan, Serda J telah menjalani hukuman penahanan fisik sejak Sabtu (12/10/2019), di dalam kompleks Markas Komando Detasemen Kavaleri Berkuda Komando Pendidikan dan Latihan TNI AD, di Kabupaten Bandung, Jabar.

"Ini masuk hukuman pidana ringan dalam hukum militer. Tidak ada pemberhentian (kepada Serda J)," kata Rambu, Minggu (13/10/2019).

Menurutnya, J dinilai tidak memperhatikan etika penggunaan media sosial di lingkungan TNI AD, walau itu dilakukan istrinya. Aturan dinas TNI AD menganggap J perl

"Karena keluarga, suami harus tanggung jawab atas apa yang diperbuat istrinya," kata dia.

Sementara itu untuk L yang merupakan warga sipil, harus berurusan dengan polisi karena hukum militer dan aturan-aturan militer tidak berlaku untuknya. Kini berkas L sudah dilimpahkan ke Polres Cimahi.

Untuk sementara waktu, L tinggal dan menunggu di asrama Detasemen Kavaleri Berkuda Komando Pendidikan dan Latihan TNI AD. “Saya mengimbau kepada prajurit TNI beserta keluarganya untuk bijak dalam menggunakan media sosial,” katanya.


Editor : Umaya Khusniah