Serba-Serbi Masa Pandemi di Purwakarta, Kisah Haru Pemandu Lagu di Tahun Baru
Bagi perempuan bertubuh sintal itu tidaklah masalah jika suatu saat anaknya mengetahui profesinya itu. Terpenting bagi dia, bagaimana memberikan jawaban agar anaknya itu mau mengerti. Dia menyadari tidak mudah memberikan jawaban begitu pertanyaan muncul. Tapi bagaimana pun juga, sebelum dicecar pertanyaan anak, besok atau lusa harus sudah berubah.
“Meski aku adalah orang hina dan wajar dihinakan, tapi keinginan untuk mengubah profesi sangatlah besar. Salat lima waktu dan berdoa selalu terpanjatkan kepada Yang Maha Kuasa agar memberikan jalan atau petunjuk agar bisa berubah. Berwirausaha menjadi cita-cita aku kalau sudah meniggalkan profesi ini,” kata dia.
Dia juga berkomitmen, 1 Januari 2021 adalah momentum tepat untuk meninggalkan segala yang berbau dunia malam. Di tahun baru ini ingin ingin membuka lembaran baru dan mengubur dunia kelam selama 20 tahun terakhir. “Mudah-mudahan ada jodoh aku agar bisa menikah lagi,” ucapnya mengakhiri perbincangan.
Editor: Asep Supiandi