Saluran Irigasi Tertutup Longsor, Puluhan Hektare Sawah di Sukabumi Terancam Puso

Dharmawan Hadi ยท Minggu, 01 Agustus 2021 - 23:21:00 WIB
Saluran Irigasi Tertutup Longsor, Puluhan Hektare Sawah di Sukabumi Terancam Puso
Areal sawah di Kampung Bojong, Desa Girijaya, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, tertutup longsor. (Foto: iNews.id/Dharmawan Hadi)

SUKABUMI, iNews.id - Sawah seluas 60 hektare di Kampung Bojong, Desa Girijaya, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, terancam puso. Ancaman itu terjadi lantaran saluran irigasi tertutup tanah dari tebing longsor di sekitar areal persawahan.

Bencana longsor tersebut terjadi pada Minggu (01/08/2021) sekitar pukul 00.15 WIB. Tebing setinggi 50 meter tak kuat menahan debit air hujan yang cukup besar. 

Kepala Desa Girijaya, Ujang Sihab, mengatakan, longsor terjadi setelah sebelumnya turun hujan deras tanpa henti yang mengguyur wilayah Desa Girijaya selama 2 jam.

“Kemungkinan setelah beberapa minggu tidak ada hujan, kalau pun ada hujan hanya kecil, semalam hujan sekaligus, tanah sawah yang kering langsung longsor,” ujar Ujang kepada wartawan.

Ujang menambahkan, karena di lokasi longsor bukan daerah permukiman jadi tidak ada korban jiwa, hanya berdampak kepada sawah milik warga.

“Kalo hari ini atau kedepannya tidak ada perbaikan terhadap saluran, kemungkinan berdampak ke pertanian dan akan gagal panen,” ujar dia.

Ujang mengingatkan bahwa lokasi terjadi bencana tidak dapat dijangkau oleh alat berat. Jadi penanggulangannya selama ini masih secara manual dan membutuhkan banyak tenaga.

Sementara itu, Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Anita Mulyani mengakui pihaknya sudah menerima laporan bencana longsor tersebut.

“Hari ini kita sudah ke lokasi untuk melakukan kajian dan akan melakukan penanggulangan secepatnya atas bencana ini,” ucap Anita kepada wartawan.

Editor : Asep Supiandi