Rumah Sakit Makin Penuh, Pemkot Bandung Pastikan Tambah 400 Tempat Tidur 

Arif Budianto · Rabu, 23 Juni 2021 - 12:00:00 WIB
Rumah Sakit Makin Penuh, Pemkot Bandung Pastikan Tambah 400 Tempat Tidur 
Petugas medis di ruang isolasi pasien Covid-19. (Foto: Istimewa).

BANDUNG, iNews.id - Pemerintah Kota Bandung menargetkan menambah 400 tempat tidur khusus bagi pasien Covid-19. Penambahan fasilitas itu menyikapi semakin penuhnya ruangan khusus Covid di sejumlah rumah sakit di Bandung.

Wali Kota Bandung, Oded M. Danial mengaku terus berkoordinasi dengan sejumlah pihak untuk bisa menambah tempat tidur di rumah sakit. Kini dia tengah mengupayakan potensi tambahan hingga 400 tempat tidur baru khusus untuk perawatan pasien Covid-19.

Belum lama ini Oded sudah berkoordinasi langsung bersama Rumah Sakit Kebon Jati. Kemudian dia menugaskan Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bandung untuk menindaklanjuti untuk melihat kemungkinan penambahan tempat tidur tersebut.

“Kami juga akan terus berupaya menambah tempat tidur, yang masih memungkinkan di antaranya Rumah Sakit Kebon Jati di Kawaluyaan ada 300 tempat tidur. Saya sudah ngobrol dengan yang punyanya langsung. Alhamdulillah sudah ada tanda dan akan segera kita proses,” ucap Oded, Rabu (23/6/2021).

Oded mengatakan, Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSKIA) yang lama di Jalan Astana Anyar juga berpotensi untuk menambah tempat tidur khusus perawatan pasien Covid-19. “Ada juga di RSKIA yang lama ada 100 (tempat tidur) lebih di sana,” ujarnya.

Di samping dua lokasi tersebut, Oded juga sebelumnya sudah meminta rumah sakit di Kota Bandung untuk menambah kapasitas tempat tidurnya. Dia bersyukur, pihak rumah sakit merespons positif.

Hanya saja, sambung Oded, saat ini kondisinya memang masih sangat waspada. Karena penambahan tempat tidur juga dibayangi oleh meningkatnya jumlah pasien yang masuk dalam perawatan di rumah sakit.

Terlebih di Kota Bandung juga turut menampung pasien dari luar daerah yang jumlahnya bisa mencapai 50 persen.

“Pekan lalu saya sudah keluarkan surat edaran untuk penambahan kapasitas tempat tidur. Alhamdulillah, ada penambahan 36 persen. Tapi itu memang kejar-kejaran ketika tempat tidur ditambah yang memakai juga bertambah,” ujarnya. 

Editor : Asep Supiandi