Ridwan Kamil Berharap Penanganan Covid-19 di Jabodetabek Satu Frekuensi

Agung Bakti Sarasa ยท Rabu, 16 September 2020 - 08:17:00 WIB
Ridwan Kamil Berharap Penanganan Covid-19 di Jabodetabek Satu Frekuensi
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. (Foto Humas Pemprov Jabar).

BOGOR, iNews.id - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil berharap penanganan Covid-19 di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tanggerang, dan Bekasi (Jabodetabek) satu frekuensi. Tujuannya agar penanganan corona berjalan optimal.

"Saya usulkan koordinasi itu dilakukan bukan hanya berdasarkan isu yang ada saja, namun berunding agar satu frekuensi dengan DKI Jakarta maupun Banten," kata Ridwan Kamil dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Penanganan Covid-19 yang dipimpin Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi (Marves), Luhut Binsar Pandjaitan melalui video conference di Kantor Wali Kota Bogor, Selasa (15/9/2020).

Menurut pria disapa Kang Emil ini, penanganan Covid-19 di Jabodetabek juga harus dilakukan lewat manajeman koordinasi yang terpusat, agar berjalan optimal.

Secara geografis, kata dia Jabar memiliki wilayah yang berbatasan langsung dengan Provinsi DKI Jakarta, yakni Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kota Depok, Kota Bekasi, dan Kabupaten Bekasi (Bodebek).

Bodebek sendiri, lanjut Kang Emil, menyumbang hampir 70 persen kasus COVID-19 di Jabar. Namun, secara administratif, Kota Depok, Kota Bekasi, dan Kabupaten Bekasi berada dalam wilayah kerja Kepolisian Daerah (Polda) Metropolitan Jakarta Raya (Metro Jaya).

"Adapun Administrasi wilayah Pangdam (III/Siliwangi) dan Kapolda Jabar hanya mengurus Kabupaten Bogor dan Kota Bogor," ucap dia.

Kang Emil pun menyatakan bahwa seluruh kepala daerah di wilayah Bodebek siap berkoordinasi dan mendukung penerapan PSBB di Jakarta. Dalam kesempatan itu, Kang Emil juga melaporkan angka kematian di Jabar yang rendah, yakni di angka 2,4 persen.

Namun begitu, dia juga mengakui bahwa tingkat kesembuhan di Jabar masih rendah, yakni sekitar 51-53 persen dan belum sesuai tingkat kesembuhan ideal di angka 70 persen. "Jadi, kami di Jabar ingin meminta bantuan kepada Menteri Kesehatan dalam meningkatkan angka kesembuhan di Jabar," katanya.


Editor : Faieq Hidayat