Ribuan Warga Garut Antusias Ikut Gebyar Vaksinasi Covid-19 di Pendopo
GARUT, iNews.id - Ribuan warga antusias menghadiri acara Gebyar Vaksinasi Covid-19 di Pendopo Kabupaten Garut, Kecamatan Garut Kota, Jumat (30/7/2021). Para peserta vaksinasi merupakan pelajar kelompok usia 12-17 tahun dan masyarakat umum.
Pantauan di lokasi vaksinasi, ribuan warga mengantre di halaman pendopo. Mereka berteduh di bawah tenda yang disediakan panitia kegiatan. Satu persatu petugas memanggil warga yang hendak divaksin.
Sebelum divaksin, warga menjalani pemeriksaan suhu tubuh dan tensi darah. Setelah itu, mereka diskrining terkait riwayat kesehatan untuk mengetahui mengidap penyakit bawaan atau komorbid atau tidak.
Setelah dinyatakan layak untuk disuntik vaksin, warga diarahkan ke posko vaksinasi. Puluhan vaksinator dari Dinkes Garut, TNI, dan Polri siaga di posko tersebut.
Kegiatan itu ditinjau oleh Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum. Wagub Jabar sempat berbincang-bincang dengan peserta vaksinasi. Uu Ruzhanul Ulum memberikan imbauan akan pentingnya vaksin.
Uu Ruzhanul Ulum mengatakan, program gebyar vaksinasi merupakan bentuk ikhtiar dari pemerintah dalam memutus mata rantai penularan Covid-19 dan mengakhiri pandemi di Jabar.
Dalam upaya percepatan vaksinasi masyarakat, kata Uu, Pemprov Jabar dibantu TNI, Polri, dan pemangku kepentingan lain, baik BUMN maupun swasta. Vaksinasi di Jabar ditarget menyasar sekitar 33,5 juta atau 80 persen dari total penduduk Jabar sebanyar 50 juta.
"Vaksinasi covid-19 di Provinsi Jawa Barat untuk maksimal 80 persen dari 50 juta penduduk atau 33,5 juta ditarget selesai pada Desember 2021," kata Wagub Jabar.
Uu menyatakan, Jawa Barat memang sempat terlambat dalam pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk masyarakat. Setelah dilakukan evaluasi oleh pemerintah pusat, Pemprov Jabar merangkul berbagai pihak, termasuk pemerintah kota dan kabupaten, melakukan upaya percepatan vaksinasi.
"Memang kita (Jabar) sempat terlambat. Namun setelah itu, Pemprov Jabar bersama pemerintah kota dan kabupaten, serta pemangku kepentingan, ngabret (berlari cepat) melakukan vaksinasi ini. Dibantu juga oleh TNI Polri, termasuk partai politik," ujar Uu.
Menurut Wagub Jabar, sebagian besar warga Jabar antusias mengikuti kegiatan vaksinasi. Di beberapa daerah, termasuk Garut antusiasme masyarakat juga tinggi. Animo tinggi masyarakat untuk divaksin tersebut membuat vaksinasi di Jabar akan cepat selesai dan ditargetkan berakhir akhir tahun ini.
"Saya berharap, masyarakat dengan kesadaran sendiri untuk melakukan vaksinasi. Sebab vaksin ini bermanfaat bukan hanya untuk diri sendiri tapi juga orang lain," ujar Uu.
Uu menuturkan, jumlah vaksin di Jawa Barat bukan kurang. Tetapi memang sesuai tahapan yang tengah dilakukan. Pemerintah melakukan penjatahan vaksin untuk setiap daerah di Indonesia sesuai jadwal vaksinasi yang dilakukan.
"Jawa Barat menerima 10 juta vaksin. Hampir 85 persen di antaranya telah disebar dan terealisasi di masyarakat," tutur Uu Ruzhanul Ulum.
Dalam kesempatan itu, Wagub Jabar juga menyampaikan kabar gembira dari hasil penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat dan level 4 di Jawa Barat.
"Angka BOP (bed occupancy ratio atau tingkat keterisian tempat tidur) di rumah sakit kita, turun dibanding satu bulan lalu. Angka kasus Covid-19 juga menurun," ucap Wagub Jabar.
Editor: Agus Warsudi