Rekor, Kematian akibat Covid-19 di Purwakarta Capai 11 Orang dalam Sehari

Asep Supiandi ยท Minggu, 13 Juni 2021 - 10:40:00 WIB
Rekor, Kematian akibat Covid-19 di Purwakarta Capai 11 Orang dalam Sehari
Ilustrasi permakaman jenazah Covid-19. (Foto: Dok)

PURWAKARTA, iNews.id - Tingkat kematian Covid-19 di Kabupaten Purwakarta mencapai rekor tertinggi selama pandemi. Sebanyak 11 orang meninggal akibat terpapar Covid-19 sepanjang Sabtu (12/6/2021) kemarin.

Jumlah kematian sebanyak itu di luar dugaan semua pihak lantaran belum pernah terjadi dalam sehari mencapai belasan orang. Jumlah kematian sebanyak itu pun akibat dari lonjakan kasus Covid-19 di Purwakarta seusai Lebaran. 

"Memang jumlah kematian sebelas orang menjadi yang terbanyak sepanjang pandemi Covid-19 di Kabupaten Purwakarta. Di hari Sabtu itu masih ada warga yang meninggal belum masuk data. Datanya diinput untuk kasus hari ini," kata tim Gugus Tugas Penanggulangan (GTPP) Covid-19 yang juga Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kabupaten Purwakarta, Wahyu Wibisono kepada MNC Portal Indonesia (MPI), Minggu (13/6/2021).

Dia mengatakan, dengan lonjakan kasus Covid-19 ditambah jumlah kematian cukup banyak, membuat Pemkab Purwakarta membuat langkah penanggulangan serta pencegahan. Salah satu kebijakannya yaitu tidak mengeluarkan rekomendasi apapun untuk kegiatan resepsi pernikahan. Selain juga pemerintah akan bertindak tegas terhadap berbagai acara yang menimbulkan kerumunan.

Hal itu sudah dilakukan dengan pembubaran acara wisuda salah satu lembaga bimbingan belajar di Plaza Hotel belum lama ini. Pada waktu itu sebanyak 1.000 orang ikut serta dalam peristiwa tersebut. Tim GTPP langsung bergerak dan meminta panitia dan peserta untuk membubarkan diri dengan tertib.

Dia juga mengatakan, untuk mengantisipasi tingkat keterisian ruang isolasi yang saat ini mencapai di atas 100 persen, Pemkab Purwakarta sudah menentukan dua tempat sebagai ruang isolasi cadangan. Kedua ruangan itu, antara lain Puskesmas Purwakarta dan Rumah Sakit Gunung Jati.       
 

Editor : Asep Supiandi

Bagikan Artikel: