Razia Pajak di Tasikmalaya, Warga Pakai Atribut Militer Juga Ikut Ditertibkan

Asep Juhariyono ยท Kamis, 20 Februari 2020 - 12:59 WIB
Razia Pajak di Tasikmalaya, Warga Pakai Atribut Militer Juga Ikut Ditertibkan
Razia pajak kendaraan bermotor di Tasikmalaya, Kamis(20/2/2020) (Foto: iNews/Asep Juhariyono)

TASIKMALAYA, iNews.id - Sebagai upaya lebih meningkatkan pendapatan dari hasil pajak kendaraan bermotor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jawa Barat (Jabar) perwakilan Samsat Kabupaten Tasikmalaya menggelar razia gabungan. Petugas juga menegur warga yang menggunakan atribut militer.

Tim gabungan dari Polantas Polres Tasikmalaya, Dinas Perhubungan Kabupaten Tasikmalaya dan juga melibatkan Subdenpom III Tasikmalaya di kawasan perempatan Cipasung, Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (20/2/2020).

"Kami harapkan meningkatnya kesedaran warga membayar pajak demi kesejahteraan negara," kata Kepala Seksi Pendataan Samsat Kabupaten Tasikmalaya, Hendra Hermawan.

Petugas tegur warga yang pakai atribut militer, Kamis (20/2/2020) (Foto: iNews/Asep Juhariyono)
Petugas tegur warga yang pakai atribut militer, Kamis (20/2/2020) (Foto: iNews/Asep Juhariyono)

Dalam operasi tersebut, baik kendaraan roda dua maupun kendaran roda empat juga ikut dirazia. Selain itu, Polisi Militer yang ikut dalam operasi juga menegur warga dan meminta mencopot atribut militer di kendaraan.

Selain itu, warga yang terjaring operasi bisa langsung membayar pajak di tempat. Jika tidak membawa uang cukup, bisa membayar di hari berikutnya.

"Bisa dibayar besoknya," kata Hendra.

Kegiatan razia gabungan digelar selama tiga hari sejak Selasa (18/2/2020). Razia dilakukan karena pendapatan pajak kendaraan bermotor baru mencapai 87 persen.

"Kalau sudah 100 persen, Tasik bisa jadi metropolitan, " kata Hendra.


Editor : Muhammad Fida Ul Haq