Rampak Genteng Majalengka Bakal Diikuti Peserta dari Asia hingga Eropa

Inin nastain ยท Minggu, 28 Maret 2021 - 10:41:00 WIB
Rampak Genteng Majalengka Bakal Diikuti Peserta dari Asia hingga Eropa
Peserta silaturahmi akbar membubuhkan tanda tangan di atas tanah liat di Kecamatan Jatiwangi, Majalengka. (Foto: MPI/Inin Nastain)

MAJALENGKA, iNews.id - Event tiga tahunan Rampak Genteng dipastikan digelar di beberapa titik pada November 2021 mendatang. Peserta dari event ini akan diikuti dari sejumlah negara di Asia dan Eropa.

Dalam pelaksanaannya, setidaknya ada 17 titik, dengan satu titik menjadi pusat kegiatan. Pusat kegiatan tersebut bertempat di bekas Pabrik Gula (PG) Jatiwangi, yang berada di ruas jalan Raya Bandung-Cirebon. Di titik pusat ini sekaligus sebagai instruktur yang akan memandu titik lainnya. 

"1001 orang di titik pusat eks PG Jatiwangi. Lalu ada titik-titik lain di desa-desa dan beberapa negara," kata panitia Tahun Tanah Ahmad Thian kepada MPI, Minggu (28/3/2021).

Untuk titik-titik lokal, jelas dia, Rampak Genteng akan serentak dihelat di semua desa se-Kecamatan Jatiwangi. Ada 16 desa di kecamatan itu yang sudah mengonfirmasi akan ambil bagian dalam salah satu acara pada rangkaian Tahun Tanah tersebut.

"Untuk luar negeri ada Korea, Polandia, Toronto (Kanada), Denmark, Taiwan, dan Jerman yang sudah konfirmasi. Mungkin masih akan terus berkembang jumlahnya. Mereka yang selama ini memang sudah interkasi dan kolaborasi dengan kami di JaF (Jatiwangi art Factory)," ujar dia, yang juga penggiat seni JaF itu.

Tahapan pelaksanaan Tahun Tanah sendiri dimulai pada Sabtu (27/3/2021) dengan digelarnya silaturahmi akbar para komunitas di Jebor Hall JaF. 

"Setelah ini kami mulai bersilaturahmi ke desa-desa, dan pesantren. Karena musik pengiringnya nanti akan kolaborasi dengan kawan-kawan dari pesantren," kata dia.

Sementara, dalan silaturhami akbar kemarin, dilakukan penandatanganan di atas tanah liat oleh para kepala desa di Kecamatan Jatiwangi dan komunitas se Kabupaten Majalengka. Penandatanganan itu sekaligus awal dari dimulainya tahapan Tahun Tanah yang di dalamnya.

Editor : Asep Supiandi