Polda Jabar Sebut Ada Modus Peredaran Narkoba Berkedok Bansos

Antara ยท Selasa, 07 Juli 2020 - 14:37 WIB
Polda Jabar Sebut Ada Modus Peredaran Narkoba Berkedok Bansos
Barang bukti narkotika ditunjukkan saat kegiatan pemusnahan di Polda Jawa Barat. (Foto Antara).

BANDUNG, iNews.id - Direktorat Reserse Narkoba Polda Jawa Barat menyebut ada modus baru peredaran narkoba di tengah pandemi Covid-19. Pelaku berkedok pengiriman bantuan sosial (bansos).

Direktur Reserse Narkoba Kombes Rudy Ahmad Sudrajat mengatakan hal tersebut merupakan pertanda sindikat narkoba di tengah pandemi corona masih tetap bekerja.

"Mereka sekarang berlindung di masa pandemi peredaran menggunakan jasa travel, kemudian kedok pengiriman logistik keperluan bantuan sosial," kata Rudy di Bandung, Selasa (7/7/2020).

Dia mengatakan di tengah pandemi corona para pengguna juga tetap konsumsi narkoba. Jumlah pemakai narkoba tidak meningkat saat pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dan fase adaptasi kebiasaan baru (AKB).

"Masih sama saja, para pengguna tetap konsumsi narkoba itu. Kalau kenaikan tidak ada, sama dengan sebelumnya dua bulan dan tiga bulan lalu," kata dia.

Selain itu, Rudy juga menyampaikan selama pandemi ini menangkap 4 orang narapidana yang baru bebas usai mendapatkan asimilasi. Keempat orang ini berasal dari Kota Bandung, Kota Cirebon, Kota Cimahi dan Kabupaten Majalengka.

"Mereka mengedarkan juga karena jaringan mereka masih berjalan jadi digunakan lagi oleh bandar yang sebagian sudah dalam proses," katanya.

Disamping itu, Polda Jawa Barat memusnahkan barang bukti 20.454 botol minuman keras berbagai merek, narkotika berbagai jenis sebesar 4.605,80 gram, dan ganja 25.942,30 gram.

Rudy mengatakan, seluruh narkoba yang dimusnahkan merupakan barang bukti selama Januari hingga Juni 2020 di seluruh wilayah Polda Jabar.

"Ini hasil ungkapan masing-masing dari subdit narkoba Jabar kemudian ada 10 Polres kirimkan ke kami dalam pemusnahan ini. Polres lain sudah memusnahkan terlebih dahulu," katanya.


Editor : Faieq Hidayat