Polda Jabar Belum Tetapkan Tersangka Pungli 25-50 Persen BLT UMKM di Bandung

Agus Warsudi · Rabu, 17 Februari 2021 - 14:00:00 WIB
Polda Jabar Belum Tetapkan Tersangka Pungli 25-50 Persen BLT UMKM di Bandung
Ilustrasi pungli. (Foto: ist)

BANDUNG, iNews.id - Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jabar sampai saat ini belum menetapkan tersangka dalam kasus pengutan liar (pungli) dana bantuan langsung tunai (BLT) usaha menengah kecil dan mikro (UMKM) di Kabupaten Bandung. Saat ini, polisi meminta keterangan terhadap tujuh terduga pelaku yang masih berstatus saksi.

Direktur Ditreskrimsus Polda Jabar Kombes Pol Yaved Duma Perambang mengatakan, penyidik baru mendapat pelimpahan kasus dari tim Satuan Tugas (Satgas) Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Jawa Barat (Jabar). 

"Jadi untuk penanganan kasusnya, baru dimulai dengan giat klarifikasi dulu. Belum ada penetapan tersangka karena baru mulai diperiksa dulu," kata Yaved saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (17/2/2021).

Diberitakan sebelumnya, Satgas Saber Pungli Jabar membongkar praktik pungli dana BLT di Kabupaten Bandung. Para pelaku memotong bantuan sebesar 25-50 persen dari total nominal yang seharusnya diterima para pelaku UMKM.

Diketahui, setiap pelaku UMKM seharusnya mendapatkan dana stimulus Rp2,4 juta dari pemerintah sebagai bantuan agar usaha mereka tak semakin terpuruk di masa pandemi Covid-19. Namun akibat dipotong 25-50 persen atau Rp600.000-Rp1,4 juta, para pelaku UMKM hanya menerima Rp1,2 juta-Rp1,8 juta.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Erdi A Chaniago mengatakan, kasus pungutan liar di Kabupaten Bandung itu terjadi di tujuh kecamatan. Antara lain, Kecamatan Nagrek, Banjaran, Rancabali, Cikancung, Soreang dan Cimaung.

Editor : Agus Warsudi

Halaman : 1 2