Pesawat Kargo Jatuh di Intan Jaya Papua, Kantor PT Rimbun Air di Bandung Tertutup

Agus Warsudi, Tim iNews.id ยท Rabu, 15 September 2021 - 13:19:00 WIB
Pesawat Kargo Jatuh di Intan Jaya Papua, Kantor PT Rimbun Air di Bandung Tertutup
Kantor PT Rimbun Air di Jalan Peta Nomor 188, Lingkar Selatan, Kota Bandung, tertutup. Satu pesawat milik perusahaan ini jatuh di Papua. (Foto: istimewa)

BANDUNG, iNews.id - Kantor PT Rimbun Air yang salah satu pesawatnya jatuh di pegunungan Kabupaten Intan Jaya, Papua saat melakukan penerbangan Nabire-Sugapa, tertutup. Tak ada aktivitas berarti di kantor PT Rimbun Air di Jalan Peta Nomor 188, Lingkar Selatan, Kota Bandung, Jawa Barat itu.

Berdasarkan pantauan wartawan, kantor PT Rimbun Air tampak sepi. Tak ada kendaraan terparkir di depan gedung. Padahal, selain Rimbun Air, gedung berlantai enam tersebut juga digunakan juga sebagai kantor perusahaan lain.

Gerbang kantor bercat warna putih digembok. Informasi yang dihimpun, pegawai PT Rimbun Air dan perusahaan lain di gedung tersebut masuk ke kantor melalui gerbang belakang. Di bagian belakang gedung tampak gerbang berwarna abu-abu.

Namun, gerbang itu pun tertutup rapat. Seorang pria tampak keluar dari area kantor melalui gerbang belakang tersebut. Dia membenarkan PT Rimbun Air berkantor di gedung itu.

Namun tak ada satupun dari PT Rimbun Air yang bisa diwawancarai wartawan. Penjaga pintu gerbang depan dan belakang tak mengizinkan orang masuk ke area kantor. Beberapa kali gerbang diketuk, tak memberikan respons. 

Diberitakan sebelumnya, pesawat rimbun Air hilang kontak saat penerbangan Nabire-Sugapa pada Rabu (15/9/2021) sekitar pukul 07.37 WIT. Kapolres Intan Jaya, AKBP Sandi Sultan, membenarkan laporan tersebut. 

Pesawat Rimbun Air dengan nomor penerbangan Pk OTW dalam penerbangan Nabire-Sugapa dilaporkan hilang kontak. "Dilaporkan hilang kontak jam 07.37 WIT," kata AKBP Sandi di Kabupaten Intan Jaya, Papua, Rabu (14/9/2021).

Tim SAR Gabungan pun mencari Pesawat Rimbun Air hilang kontak saat penerbangan ke Nabire-Sugapa. Titik pencarian berada di wilayah Kabupaten Intan Jaya, Papua.

Personel yang disiapkan dari tim SAR Timika, TNI Polri dan beberapa unsur lainnya. Bandara Intan Jaya juga ditutup sementara untuk mendukung proses pencarian. Akhirnya, koordinat pesawat Rimbun Air ditemukan prajurit TNI dari Yonif Mekanis 521/DY Intan Jaya. Kondisi pesawat sudah hancur dan terbakar.

Wadanyon Yonif Mekanis 521/DY, Mayor Inf Edi Dipramono mengatakan, koordinat jatuhnya pesawat sudah ditemukan oleh helikopter Carteran Satgas Elang.  "Titiknya hanya 3,4 km dari bandara dan dari Pos Bilogai Satgas Yonif 501 hanya berjarak 2,2 km," kata Mayor Inf Edi di Kota Sugapa, Rabu (15/9/20921).

Pesawat Rimbun Air yang jatuh di Intan Jaya membawa logistik seberat 1,5 ton. Muatan kargo tersebut berisi material untuk pembangunan infrastruktur. Pangdam XVII/Cendrawasih Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono, membenarkan adanya muatan logistrik pesawat tersebut. Dia membantah isu bahwa pesawat juga mengangkut bahan makanan untuk prajurit TNI.

"Logistik barang yang dibawa seberat 1.500 kilogram, terdiri dari semen, besi dan pipa, bukan logistik Yonif 521," kata Mayjen TNI Ignatius Yogo di Kota Jayapura, Papua, Rabu (15/9/2021).

Editor : Agus Warsudi